Satgas Disiplin ASN Temukan Dugaan Kecurangan Absensi Online Pakai GPS Palsu di Dinkes Kaur : Lebih 10 ASN Diduga Terlibat, Dinkes Harusnya Menjadi Contoh Bagi 16 Puskesmas

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Penegakan Disiplin ASN Kabupaten Kaur melaksanakan pemantauan ketat ke Dinas Kesehatan selama dua hari berturut-turut, yakni Jumat dan Senin, pada rentang jam rawan pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Langkah ini diambil menyusul tingginya angka dugaan pelanggaran kedisiplinan, di mana sejumlah aparat diduga meninggalkan kantor tanpa izin atasan. Bahkan saat dikonfirmasi, pimpinan Dinkes sendiri tidak mengetahui keberadaan para pegawai tersebut.

Pantauan mendalam mengungkap fakta yang jauh lebih serius. Terdapat oknum ASN yang diduga memanipulasi kehadiran melalui sistem absensi online dengan memanfaatkan lokasi palsu atau GPS palsu. Secara administrasi tercatat hadir, namun secara fisik mereka diduga tidak berada di tempat kerja. Praktik yang diduga melanggar prinsip dasar kejujuran ini dinilai berpotensi merusak tata kelola pelayanan publik yang seharusnya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Satgas tidak menerima pembelaan sepihak dan melakukan verifikasi independen menggunakan aplikasi khusus pelacak sinyal perangkat serta nomor komunikasi yang terdaftar. Hasilnya, teridentifikasi perbedaan lokasi yang nyata antara titik absen dengan keberadaan sebenarnya. Sebanyak lebih dari 10 orang ASN diduga terlibat dalam praktik kecurangan tersebut, sehingga bukti yang terhimpun membuat mereka sulit membantah dugaan yang ditujukan.

Ketua Satgas Disiplin ASN Kabupaten Kaur, M. Adhar Cilas, M.Si., menegaskan bahwa Dinas Kesehatan harusnya menjadi contoh yang baik, tidak hanya di lingkungan kantor pusat, tetapi juga mencakup 16 puskesmas dan rumah sakit yang berada di bawah naungannya. Kasus yang diduga terjadi ini diharapkan menjadi momentum perbaikan kedisiplinan menyeluruh, agar tidak berdampak buruk pada kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Satgas menyampaikan pesan mendasar: “Disiplin Tanpa Harus Diawasi”. Semangat ini menjadi tolok ukur perubahan perilaku yang diharapkan tumbuh dari kesadaran diri masing-masing aparatur, bukan semata-mata karena diawasi. Satgas menegaskan tetap menunggu langkah nyata dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini serta menegakkan aturan secara konsisten dan merata hingga ke unit pelayanan terbawah.

Baca Juga :  Sambut Hari Buruh, Polres Kaur Rangkul Milenial Lewat Turnamen MLBB "Kapolres Cup 2026"

Terkait temuan tersebut, awak media berupaya meminta tanggapan resmi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sipta Maarif, S.E. Hingga saat ini, konfirmasi terkait masalah tersebut terus diupayakan. “Terus diupayakan,” menandakan bahwa penjelasan resmi dari pihak pimpinan dinas masih dalam proses untuk diperoleh guna melengkapi informasi menyeluruh bagi masyarakat.

Kegiatan ini terpantau media pada Senin (5/10/2026). Dugaan pelanggaran ini menjadi cermin penting bagi seluruh instansi di Kabupaten Kaur: kepercayaan masyarakat dibangun melalui kejujuran, kehadiran nyata, dan tanggung jawab yang dijalankan tanpa rekayasa. Konfirmasi menyeluruh dari pihak Dinas Kesehatan sangat dinantikan agar transparansi dan keadilan dapat terwujud sepenuhnya.

(**)

Berita Terkait

Kompak dan Sinergis: Polres Kaur dan Jajaran Sambangi Makoramil, Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81
Dinas Pendidikan Kaur Beri Sinyal Positif: SDN 38 Tanjung Aur 1 Akan Direalisasikan, Lewat Kupasus atau APBD 2027
Suara Masyarakat Jadi Prioritas: Polres Kaur Tegaskan Komitmen Perbaiki Pelayanan Publik
Jaga Kondusivitas Wilayah: Polres Kaur Gelar Patroli Malam, Sita 311 Botol Miras dari Empat Lokasi
Menanam Asa, Memanen Masa Depan: SMP Negeri 6 Kaur Budidayakan Pepaya California, Tanamkan Kolaborasi dan Kreativitas Sejak Dini
Cemas Berubah Bahagia: Nelayan Hilang di Laut Kaur Ditemukan Hidup, Kapolres Imbau Keselamatan Pelaut
Terlihat Semua Orang Lewat: SDN 38 Kaur di Jalan Nasional Rusak Parah, Di Tengah Dana Revitalisasi APBN Mengalir
TPU Tepi Jalan Nasional Tanjung Kemuning Tumbuh Semak Belukar: Di Pusat Kota, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Satgas Disiplin ASN Temukan Dugaan Kecurangan Absensi Online Pakai GPS Palsu di Dinkes Kaur : Lebih 10 ASN Diduga Terlibat, Dinkes Harusnya Menjadi Contoh Bagi 16 Puskesmas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Kompak dan Sinergis: Polres Kaur dan Jajaran Sambangi Makoramil, Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Dinas Pendidikan Kaur Beri Sinyal Positif: SDN 38 Tanjung Aur 1 Akan Direalisasikan, Lewat Kupasus atau APBD 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Suara Masyarakat Jadi Prioritas: Polres Kaur Tegaskan Komitmen Perbaiki Pelayanan Publik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah: Polres Kaur Gelar Patroli Malam, Sita 311 Botol Miras dari Empat Lokasi

Berita Terbaru