Puncak, Papua Tengah || Pustakarakyat.com – Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyusuri kawasan Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Minggu (2/8/2026), bukan sekadar kegiatan pengamanan rutin. Melalui pendekatan patroli dialogis, petugas tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga menyempatkan waktu untuk menyapa, berbincang akrab, dan menyerap aspirasi warga yang sedang beraktivitas sehari-hari.
Interaksi berlangsung hangat dan sederhana: warga menyempatkan diri berhenti sejenak dari kesibukan mereka untuk berdialog dengan personel. Pembicaraan mencakup kondisi lingkungan, rutinitas warga, hingga harapan agar situasi di wilayah senantiasa aman, damai, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan yang terjalin antara aparat dan masyarakat di tengah wilayah tugas.
Salah seorang warga Kabupaten Puncak yang enggan disebut namanya mengapresiasi langkah tersebut. “Kami sangat senang ketika Bapak-bapak Polisi datang dan berbicara langsung dengan kami. Kami bisa menyampaikan apa yang kami rasakan dan mendiskusikan kondisi di kampung. Semoga komunikasi baik seperti ini terus terjalin berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis adalah bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan tugas kepolisian modern yang berpusat pada pelayanan masyarakat. “Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami dorong personel membangun komunikasi setulus hati. Dialog langsung menjadi sarana paling efektif mendengar suara warga dan memahami kondisi sesungguhnya di lapangan,” tegasnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan kedekatan ini terus dijadikan prioritas dalam setiap penugasan. “Kami arahkan seluruh personel manfaatkan setiap kesempatan patroli untuk berinteraksi terbuka dengan warga. Dari sini kita dapat masukan berharga sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan lingkungan bersama-sama,” jelasnya.
Kegiatan berjalan beriringan dengan aktivitas warga di sejumlah titik Distrik Sinak. Setelah berdialog dan memastikan situasi aman, personel melanjutkan perjalanan patroli ke wilayah selanjutnya dengan penuh semangat pengabdian.
Melalui langkah nyata ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus menghadirkan kehadiran negara yang ramah, responsif, dan dekat dengan rakyat. Patroli bukan lagi sekadar pengawasan, melainkan jembatan penghubung yang kokoh antara aparat penegak hukum dan masyarakat demi terciptanya kedamaian abadi di tanah Papua.
(**)











