Tanah Longsor Tutup Jalan Lintas Nasional Perbatasan Tanjung Kemuning–Semidang Gumai, Lalu Lintas Macet Memanjang Hampir Satu Kilometer

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kaur pada Kamis sore (27/08/2026) memicu tanah longsor yang menutup jalur Lintas Nasional tepat di kawasan perbatasan Kecamatan Tanjung Kemuning dan Kecamatan Semidang Gumai, di area Jembatan Seranjangan. Tumpukan tanah dan lumpur setinggi 20 hingga 50 sentimeter menutupi seluruh permukaan jalan, langsung melumpuhkan arus lalu lintas dan memicu kemacetan yang memanjang hingga kurang lebih satu kilometer.

Kondisi kemacetan yang terjadi sangat padat, melibatkan berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, kendaraan barang, hingga truk besar yang terjebak dalam antrean panjang. Belum ada tim penanganan resmi maupun peralatan berat yang tiba di lokasi, sehingga warga, pengendara, dan sopir yang terjebak bahu-membahu bekerja sama secara gotong royong.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Kaur, Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H / 2026 M; Doakan Masyarakat Selalu Terlindungi, Sehat, dan Diberkahi

Hanya bermodalkan tenaga tangan dan peralatan sederhana, mereka berjuang membersihkan tumpukan lumpur agar jalan dapat dilalui kembali. Penanganan yang dilakukan saat ini masih sangat terbatas dan bersifat darurat, belum mampu mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini secara fisik jalan sudah dapat dilewati secara bergantian, namun permukaan masih tertutup lapisan lumpur tebal yang sangat licin dan bercampur air. Kondisi ini sangat berbahaya bagi segala jenis kendaraan yang melintas, sehingga pengendara harus bergerak sangat pelan dan berhati-hati melewati jalur tersebut.

Masyarakat dan pengguna jalan mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur serta dinas terkait untuk segera turun ke lokasi membawa peralatan berat dan tim tanggap darurat. Penanganan menyeluruh sangat dibutuhkan segera untuk membersihkan sisa material longsor sepenuhnya, memperbaiki badan jalan, dan mengembalikan kelancaran arus lalu lintas yang sempat terhenti.

Baca Juga :  Gusril – Hamid Sukses Bawa Kaur Raih Kembali Opini WTP Setelah 5 Tahun Berjuang

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat dan cepat, risiko kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan yang lebih parah sangat mungkin terjadi. Terlebih jalur ini merupakan urat nadi utama penghubung antarwilayah yang selalu ramai dilalui kendaraan penumpang maupun pengangkut kebutuhan pokok masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pembersihan secara mandiri masih terus dilakukan warga di lokasi. Mereka berharap pihak berwenang segera merespons agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas.

(Okawa)

Berita Terkait

Polres Kaur Perkuat Silaturahmi Lewat Jumat Keliling, Tekankan Pencegahan Narkoba dan Kamtibmas
Polres Kaur Ikuti Zoom Meeting Arahan Kapolda, Tegaskan Pelayanan Berbasis Empati
Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu
Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%
Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan
Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama
11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau
Polres Kaur Simulasikan Pengamanan Unjuk Rasa: Kesiapan Humanis Profesional Jamin Hak Aspirasi dan Ketertiban
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Polres Kaur Perkuat Silaturahmi Lewat Jumat Keliling, Tekankan Pencegahan Narkoba dan Kamtibmas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Polres Kaur Ikuti Zoom Meeting Arahan Kapolda, Tegaskan Pelayanan Berbasis Empati

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama

Berita Terbaru