Kepala Desa Pelajaran I WS Diduga Dianiaya Usai Salat Magrib, Polisi Ungkap Dugaan Motif Persoalan Tanah

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Peristiwa kekerasan yang menimpa Kepala Desa Pelajaran I, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, kini resmi ditangani pihak kepolisian. Polres Kaur melalui Polsek Tanjung Kemuning dibantu Satreskrim telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban diidentifikasi sebagai WS (41 tahun), Kepala Desa Pelajaran I, yang menjadi sasaran serangan tak lama setelah selesai melaksanakan ibadah salat Magrib berjamaah di masjid setempat. Saat korban baru berjarak sekitar 20 meter dari masjid dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor, kendaraannya diduga tiba-tiba ditabrak dari arah belakang oleh seorang pria berinisial D (35 tahun).

Setelah tabrakan tersebut, terduga pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan benda tajam, sehingga korban mengalami luka di bagian belakang kepala. Korban kemudian segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Cahaya Batin Kaur.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah bergerak cepat: melakukan olah TKP, memeriksa korban dan saksi mata, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, serta terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku D yang saat ini masih dalam pengejaran.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla melalui Kasat Reskrim AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H. menyampaikan penanganan dilakukan secara profesional. “Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari olah TKP, pemeriksaan terhadap korban dan saksi, pengamanan barang bukti, serta melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya keluarga korban, untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik atau aksi balasan.”

Baca Juga :  Ratusan Peserta Ikuti Pembukaan Kegiatan Pramuka Tingkat Kabupaten Kaur

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan sementara peristiwa ini berkaitan dengan persoalan pribadi terkait sengketa atau transaksi jual beli tanah antara korban dan terduga pelaku. Namun pihak kepolisian menegaskan masih mendalami seluruh rangkaian kejadian serta motif secara menyeluruh.

“Terkait motif, saat ini masih kami dalami. Kami tidak ingin menyimpulkan sebelum proses penyelidikan dan pemeriksaan selesai. Kami akan mengungkap perkara ini berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan di lapangan,” tegas Kapolres Kaur.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif. Personel Polsek Tanjung Kemuning beserta jajaran Satreskrim masih terus melakukan pemantauan dan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan menyerahkan seluruh proses penanganan perkara kepada pihak berwenang.

(Okawa)

Berita Terkait

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu
Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%
Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan
Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama
11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau
Polres Kaur Simulasikan Pengamanan Unjuk Rasa: Kesiapan Humanis Profesional Jamin Hak Aspirasi dan Ketertiban
Polres Kaur Ukir Sejarah: Raih Nilai Tertinggi Latihan Olah Strategi Aman Nusa II 2026 Tingkat Polda Bengkulu
Satgas Disiplin ASN Temukan Dugaan Kecurangan Absensi Online Pakai GPS Palsu di Dinkes Kaur : Lebih 10 ASN Diduga Terlibat, Dinkes Harusnya Menjadi Contoh Bagi 16 Puskesmas
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:02 WIB

11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau

Berita Terbaru