Wajah Kaur Ternoda: Sampah di Dekat RSUD Menjadi Sorotan Tajam Pemuda

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Wajah Kabupaten Kaur kembali tercoreng oleh tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di jalur strategis. Kondisi yang memprihatinkan ini kini menjadi sorotan tajam masyarakat, mempertanyakan keseriusan pengelolaan kebersihan di daerah yang seharusnya tampil tertata, sehat, dan bermartabat bagi seluruh warganya, Rabu (16/9/2026).

Sorotan tegas disampaikan oleh Edison, pemuda Kabupaten Kaur yang sehari-hari aktif berperan sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat. Ia tidak tinggal diam melihat tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan, mencemari udara, dan seolah menjadi pemandangan yang dibiarkan begitu saja di pinggir jalan utama yang dilintas ribuan orang setiap harinya.

Lokasi yang menjadi pusat perhatian tersebut berada di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di wilayah Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumai, sebelum kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Di jalur vital ini, tumpukan sampah terlihat menggunung, mengotori pandangan siapa pun yang melintas, warga maupun tamu dari luar daerah.

Pertanyaan mendasar pun meluncur tajam: siapa yang sesungguhnya bersalah dalam hal ini? Apakah masyarakat yang kesadarannya masih tertinggal? Pemerintah Desa yang tidak mengawasi wilayahnya? Pemerintah Kecamatan yang tidak menindaklanjuti? Pemerintah Kabupaten yang belum maksimal mengelola sampah? Atau hingga ke tingkat Pemerintah Provinsi Bengkulu yang belum menyentuh persoalan di akarnya? Tidak bisa hanya satu pihak yang disalahkan, namun semua memiliki tanggung jawab masing-masing.

Edison menegaskan, lokasi ini bukan jalan terpencil yang tak terjamah. Ini adalah akses utama menuju pusat pelayanan kesehatan warga — tempat orang mencari kesembuhan, keluarga berkunjung, serta pejabat dan tamu dari berbagai daerah melintas. Jika area sedemikian penting saja dibiarkan kotor tanpa penanganan nyata, bagaimana citra Kabupaten Kaur di mata masyarakat luas?

Baca Juga :  Selamat Jalan Alam Bawono, Selamat Datang Wiwin Syamsul Arifin — Tongkat Komando Polres Kaur Berpindah Tangan

Masalah ini tidak bisa dianggap remeh. Tumpukan sampah yang menggunung bukan sekadar soal keindahan, melainkan menyangkut kesehatan lingkungan, kenyamanan warga, serta martabat daerah. Pemerintah wajib hadir dengan sistem pengangkutan yang terjadwal dan konsisten; masyarakat wajib sadar tidak membuang sampah sembarangan. Jika keduanya tidak berjalan beriringan, wajah daerah akan terus ternoda.

Harapan Edison sederhana namun tegas: pihak terkait, dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, segera turun ke lokasi, membersihkan tumpukan sampah tersebut, dan menyusun sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Jangan biarkan wajah Kabupaten Kaur terus ternoda. Kebersihan bukan urusan orang lain — ia adalah cermin kepedulian bersama, yang harus dimulai dari diri sendiri, dari jabatan sendiri, dan dilaksanakan sekarang juga.

(Okawa)

Berita Terkait

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu
Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%
Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan
Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama
11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau
Polres Kaur Simulasikan Pengamanan Unjuk Rasa: Kesiapan Humanis Profesional Jamin Hak Aspirasi dan Ketertiban
Polres Kaur Ukir Sejarah: Raih Nilai Tertinggi Latihan Olah Strategi Aman Nusa II 2026 Tingkat Polda Bengkulu
Satgas Disiplin ASN Temukan Dugaan Kecurangan Absensi Online Pakai GPS Palsu di Dinkes Kaur : Lebih 10 ASN Diduga Terlibat, Dinkes Harusnya Menjadi Contoh Bagi 16 Puskesmas
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:02 WIB

11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau

Berita Terbaru