Literasi Media Benteng Bangsa: IWO Lamsel Cetak Kader Jurnalis Muda di SMAN 1 Sragi

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan || Pustakarakyat.com — Di tengah derasnya arus informasi yang kerap menaburkan ketidakpastian, Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah Lampung Selatan melangkah tegas menanamkan fondasi kebenaran sejak dini. Melalui program unggulan IWO Go To School, Sekolah Jurnalis IWO digelar di SMA Negeri 1 Sragi, Rabu (7/10/2026), membuktikan bahwa tanggung jawab profesi jurnalistik tidak berhenti di ruang redaksi, melainkan menjangkau ruang-ruang kelas tempat masa depan bangsa tumbuh.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Lapangan Jati, Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, diikuti puluhan siswa-siswi yang hadir dengan penuh semangat dan kesungguhan. Di ruangan itu, spanduk besar tertulis jelas: “Sekolah Jurnalis IWO Bagi Peserta Didik SMA Negeri 1 Sragi” — bukan sekadar tulisan, melainkan janji bahwa setiap generasi berhak dibekali kemampuan membedakan fakta dari kebohongan.

Ketua PD IWO Lampung Selatan, Sior Aka Prayudi, memimpin langsung kegiatan didampingi pemateri utama Yoan Doni. Pihak sekolah diwakili oleh Waka Kesiswaan Puji Hartono, S.Pd., yang secara resmi membuka acara mewakili Kepala Sekolah Zaelani, S.Pd., M.Pd., dan menyambut langkah ini sebagai jawaban paling tepat atas tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di era digital, kepintaran akademik saja tidak cukup. Siswa harus cerdas bermedia, cerdas menyaring informasi, dan tidak mudah termakan berita bohong. Sekolah Jurnalis IWO ini bekal yang sangat berharga bagi mereka,” tegas Puji Hartono, menyuarakan harapan pihak sekolah agar ilmu yang didapat kelak mewujud dalam mading, media sosial OSIS, dan karya-karya positif siswa.

Sior Aka Prayudi menegaskan, program ini bukan sekadar pelatihan sesaat, melainkan investasi jangka panjang bagi bangsa. “Kami ingin mencetak jurnalis muda yang tidak hanya pandai menulis berita, tetapi paham etika jurnalistik, memahami UU ITE, dan mampu berdiri tegak melawan arus hoaks. Potensi yang kami lihat di sini luar biasa,” ucapnya, menandai SMAN 1 Sragi sebagai salah satu pusat pertumbuhan kader kebenaran.

Pada sesi inti, Yoan Doni membekali peserta dengan dasar-dasar jurnalistik yang langsung bisa dipraktikkan: hakikat berita, perbedaan fakta dan opini, rumus 5W+1H, teknik wawancara, hingga etika pengambilan gambar dan rekaman suara. Materi disampaikan lugas, mudah dipahami, dan menyentuh realitas yang mereka hadapi sehari-hari di dunia maya.

Suasana tanya jawab menjadi bukti keinginan mereka untuk belajar sungguh-sungguh. Para siswa tidak hanya mendengarkan, mencatat, dan bertanya — mereka langsung mencoba merangkai berita singkat tentang kegiatan itu sendiri, menandai langkah pertama mereka sebagai penulis yang bertanggung jawab.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama, namun perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. IWO Lampung Selatan dan SMAN 1 Sragi telah meletakkan benih: kader jurnalis muda yang diharapkan tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi menjadi benteng kebenaran di lingkungan masing-masing, menjaga agar informasi yang beredar tetap akurat, terpercaya, dan bermanfaat bagi sesama.

(**)

Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Literasi Media Benteng Bangsa: IWO Lamsel Cetak Kader Jurnalis Muda di SMAN 1 Sragi

Berita Terbaru