KAUR, Pustakarakyat.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan publik dan tata kelola administrasi kesehatan yang berbasis digital. Sebagai langkah nyata, pada Tahun Anggaran 2026 ini, Dinkes Kaur resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kaur untuk pengadaan satu paket laptop baru.
Langkah strategis ini diambil guna menunjang kinerja para aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan setempat, terutama dalam mempercepat input data serta sinkronisasi program jurnalisme kesehatan yang adaptif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sipta Mirip, mengonfirmasi program pengadaan barang tersebut. Menurutnya, pemenuhan fasilitas penunjang seperti perangkat komputer portabel ini merupakan kebutuhan mendasar di era transformasi digital saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fasilitas penunjang yang memadai akan sangat menentukan kecepatan dan ketepatan kita dalam menyajikan data kesehatan masyarakat. Dengan dukungan perangkat kerja yang siap pakai, kami optimistis efektivitas pelayanan di lingkup Dinas Kesehatan Kaur akan semakin meningkat,” ujar Sipta Mirip saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Senin (28/09/2026).
Berdasarkan data teknis rencana umum pengadaan, jenis pengadaan belanja modal personal computer (laptop) ini berfokus pada pemanfaatan Produk Dalam Negeri (PDN). Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti konkret dukungan Pemerintah Kabupaten Kaur terhadap instruksi pusat dalam menyerap potensi industri nasional.
Perangkat yang akan diadakan berupa laptop dengan spesifikasi tangguh berukuran layar 14 inci yang dibekali grafis MX230 2GB serta bersistem operasi Microsoft Windows 10 Home. Dengan daya tahan baterai 3 Cell dan dimensi yang ringkas, perangkat ini dirancang untuk mendukung mobilitas tinggi para petugas dinkes, baik untuk operasional kantor maupun pemantauan langsung di lapangan.
Melalui investasi sarana kerja yang transparan dan akuntabel ini, Dinas Kesehatan Kaur berharap proses pelaporan data stunting, jaminan kesehatan, hingga manajemen puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Kaur dapat terintegrasi secara lebih cepat, akurat, dan efisien demi kesejahteraan masyarakat luas. (Okawa)












