Kecelakaan Kerja Proyek Sekolah Rakyat: Polres Kaur Tegaskan Sudah Lakukan Penyelidikan Sejak Awal, Keluarga Terima Sebagai Musibah

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Menanggapi pemberitaan yang menyebut Polres Kaur lamban dalam menangani kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Cucupan, Kecamatan Muara Tetap, pihak kepolisian secara tegas membantah dan menegaskan seluruh proses penyelidikan telah dijalankan sejak peristiwa pertama terjadi.

Kecelakaan nahas itu berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, saat korban Arik Ananto (28) sedang menjalankan tugas di lokasi proyek dan mengalami insiden yang mengancam nyawa. Korban segera dilarikan ke RSUD Kaur untuk mendapat penanganan medis darurat, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 15 April 2026, setelah upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.

Sejak menerima laporan, Polres Kaur melalui Unit II Tipidter Satreskrim langsung bergerak cepat. Langkah-langkah penyelidikan yang telah dilakukan meliputi pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan sejumlah saksi mata, koordinasi intensif dengan pelaksana proyek PT PP Masco KSO, serta pendalaman menyeluruh terhadap kondisi dan mekanisme operasional alat berat yang terlibat.

Dalam menangani perkara ini, Polres Kaur senantiasa berpegang pada prinsip profesionalitas, objektivitas, dan kehati-hatian. Setiap keterangan, temuan di lapangan, serta data teknis dianalisis secara cermat untuk menilai apakah terdapat unsur kelalaian, pelanggaran standar keselamatan kerja, atau potensi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Di tengah proses hukum yang berjalan, muncul fakta baru berupa surat pernyataan resmi dari keluarga almarhum yang ditandatangani Susanto selaku wakil keluarga. Dalam dokumen tersebut, keluarga menyatakan menerima kepergian korban sebagai musibah murni kecelakaan kerja, memohon agar jenazah cukup dilakukan visum luar tanpa autopsi, serta menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun — termasuk kontraktor proyek — atas peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Proyek Revitalisasi SLB Negeri 1 Kaur Disorot Masyarakat, Transparansi Dipertanyakan

Polres Kaur menegaskan bahwa penyelidikan kasus kecelakaan kerja tidak semata-mata bergantung pada ada atau tidaknya tuntutan keluarga. Kepolisian tetap melanjutkan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian, mengidentifikasi akar penyebab, serta menelaah setiap kemungkinan unsur pidana yang mungkin menyertai, semuanya berbasis pada alat bukti yang sah dan terverifikasi.

Oleh karena itu, narasi yang menyebut kepolisian abai atau lambat menangani perkara dinilai tidak berdasar dan perlu diluruskan. Polres Kaur menegaskan komitmennya untuk menjaga keadilan, memberikan kepastian hukum, dan menangani setiap peristiwa di wilayah hukumnya secara serius, transparan, dan akuntabel.

(Okawa)

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Wilayah: Polres Kaur Gelar Patroli Malam, Sita 311 Botol Miras dari Empat Lokasi
Menanam Asa, Memanen Masa Depan: SMP Negeri 6 Kaur Budidayakan Pepaya California, Tanamkan Kolaborasi dan Kreativitas Sejak Dini
Cemas Berubah Bahagia: Nelayan Hilang di Laut Kaur Ditemukan Hidup, Kapolres Imbau Keselamatan Pelaut
Terlihat Semua Orang Lewat: SDN 38 Kaur di Jalan Nasional Rusak Parah, Di Tengah Dana Revitalisasi APBN Mengalir
TPU Tepi Jalan Nasional Tanjung Kemuning Tumbuh Semak Belukar: Di Pusat Kota, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Dugaan Menghindari Konfirmasi: Kepsek SDN 128 Kaur Diduga Belum Jelaskan Pengelolaan Dana Revitalisasi APBN Rp385 Juta
Dana Desa Bekerja Nyata: Jalan ke Persawahan Talang Marap Mulai Dikerjakan
Semangat Kebangsaan Membara: SDN 4 Kaur Gelar Perlombaan Sambut HUT RI ke-81, Tanam Cinta Tanah Air Sejak Dini
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah: Polres Kaur Gelar Patroli Malam, Sita 311 Botol Miras dari Empat Lokasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Menanam Asa, Memanen Masa Depan: SMP Negeri 6 Kaur Budidayakan Pepaya California, Tanamkan Kolaborasi dan Kreativitas Sejak Dini

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Cemas Berubah Bahagia: Nelayan Hilang di Laut Kaur Ditemukan Hidup, Kapolres Imbau Keselamatan Pelaut

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Terlihat Semua Orang Lewat: SDN 38 Kaur di Jalan Nasional Rusak Parah, Di Tengah Dana Revitalisasi APBN Mengalir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:24 WIB

TPU Tepi Jalan Nasional Tanjung Kemuning Tumbuh Semak Belukar: Di Pusat Kota, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru