Menanam Asa, Memanen Masa Depan: SMP Negeri 6 Kaur Budidayakan Pepaya California, Tanamkan Kolaborasi dan Kreativitas Sejak Dini

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Di tengah krisis lingkungan dan perubahan iklim yang kian nyata, kesadaran hidup selaras dengan alam ditumbuhkan langsung di lingkungan pendidikan. SMP Negeri 6 Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, mengajak para siswa tidak sekadar memahami teori ekologi, melainkan turun tangan mewujudkannya dalam aksi nyata melalui kegiatan kokurikuler bertema Gaya Hidup Berkelanjutan. Langkah nyata ini didukung penuh oleh Kepala Sekolah, Mardi S.Pd., dan digelar pada Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang diberi nama “Menanam Asa, Memanen Masa Depan: Budidaya Pepaya California Berkelanjutan” dirancang sebagai ruang belajar berbasis pengalaman langsung. Pepaya California dipilih dengan pertimbangan tepat: masa tumbuhnya relatif cepat, hasilnya melimpah, serta kaya nilai gizi maupun ekonomi. Lebih dari sekadar bercocok tanam, kegiatan ini difokuskan pada penguatan dua dimensi utama Profil Lulusan: Kolaborasi dan Kreativitas.

Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam seluruh proses budidaya ini. Tidak ada satu pun siswa yang mampu menyelesaikannya sendirian. Dalam kelompok, mereka belajar menurunkan ego, membangun sinergi, dan membagi tugas secara terstruktur — mulai dari mengolah tanah, menyiapkan media tanam, mengatur jadwal penyiraman harian, hingga bersama-sama memantau kesehatan tanaman dari serangan hama. Di sinilah tumbuh rasa saling percaya, tanggung jawab bersama, serta kepedulian terhadap keberhasilan tim dan kelestarian lingkungan sekolah.

Kreativitas pun diasah mendalam melalui penerapan prinsip keberlanjutan. Siswa ditantang berpikir inovatif mengelola sumber daya di sekitar mereka: limbah organik dari lingkungan sekolah dan rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos serta pestisida nabati yang ramah lingkungan. Semua dilakukan tanpa bahan kimia berbahaya, mengajarkan bahwa solusi cerdas dan bermanfaat dapat ditemukan dari apa yang selama ini sering dianggap sampah.

Kreativitas tidak berhenti pada tahap penanaman. Saat masa panen tiba, tantangan kembali datang: para siswa menciptakan beragam olahan makanan sehat berbahan dasar Pepaya California, merancang kemasan yang menarik, hingga menyusun strategi pemasaran sederhana — semuanya tetap berpegang pada prinsip minim sampah (zero waste). Buah yang dihasilkan tidak hanya dipanen, tetapi dihargai sepenuhnya tanpa ada bagian yang terbuang sia-sia.

Baca Juga :  Bupati Kaur Tangani Langsung Warga Menderita Kaki Gajah, Seluruh Biaya Pengobatan Ditanggung BAZNAS Kaur

Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Kabupaten Kaur, Mardi, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sekolah, melainkan investasi karakter bagi generasi mendatang. “Kami tidak hanya mengajarkan cara menanam pepaya. Kami menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, semangat gotong royong, dan keberanian berkreasi. Inilah bekal yang jauh lebih berharga daripada sekadar teori di ruang kelas,” ujarnya.

Pada akhirnya, melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya memetik buah yang manis dan sehat. Mereka menanam benih kesadaran bahwa bumi dapat dijaga melalui tindakan kecil yang dilakukan bersama-sama. Kolaborasi yang kuat dan kreativitas yang tak henti tumbuh adalah panen sesungguhnya — modal masa depan agar kehidupan tetap berkelanjutan bagi mereka dan generasi yang akan datang.

(Okawa)

Berita Terkait

Cemas Berubah Bahagia: Nelayan Hilang di Laut Kaur Ditemukan Hidup, Kapolres Imbau Keselamatan Pelaut
Terlihat Semua Orang Lewat: SDN 38 Kaur di Jalan Nasional Rusak Parah, Di Tengah Dana Revitalisasi APBN Mengalir
TPU Tepi Jalan Nasional Tanjung Kemuning Tumbuh Semak Belukar: Di Pusat Kota, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Dugaan Menghindari Konfirmasi: Kepsek SDN 128 Kaur Diduga Belum Jelaskan Pengelolaan Dana Revitalisasi APBN Rp385 Juta
Dana Desa Bekerja Nyata: Jalan ke Persawahan Talang Marap Mulai Dikerjakan
Semangat Kebangsaan Membara: SDN 4 Kaur Gelar Perlombaan Sambut HUT RI ke-81, Tanam Cinta Tanah Air Sejak Dini
Sinergi Pengawasan & Pengelolaan: Kaur Siap Terapkan Standar Nasional Pengelolaan Dana Pendidikan
Jaga Kondusivitas Daerah, Kapolres Kaur Perkuat Sinergitas dengan Bawaslu dan KPU
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Menanam Asa, Memanen Masa Depan: SMP Negeri 6 Kaur Budidayakan Pepaya California, Tanamkan Kolaborasi dan Kreativitas Sejak Dini

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Cemas Berubah Bahagia: Nelayan Hilang di Laut Kaur Ditemukan Hidup, Kapolres Imbau Keselamatan Pelaut

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Terlihat Semua Orang Lewat: SDN 38 Kaur di Jalan Nasional Rusak Parah, Di Tengah Dana Revitalisasi APBN Mengalir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:24 WIB

TPU Tepi Jalan Nasional Tanjung Kemuning Tumbuh Semak Belukar: Di Pusat Kota, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Dugaan Menghindari Konfirmasi: Kepsek SDN 128 Kaur Diduga Belum Jelaskan Pengelolaan Dana Revitalisasi APBN Rp385 Juta

Berita Terbaru