Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Beredarnya pemberitaan dugaan perbuatan asusila yang diduga kuat menyerupai salah satu anggota DPRD Kabupaten Kaur dalam beberapa hari terakhir, kini menjadikan integritas serta marwah lembaga wakil rakyat berada di bawah sorotan tajam masyarakat Kabupaten Kaur dan wilayah sekitarnya.
Kondisi ini menuai penyesalan mendalam dari berbagai kalangan tokoh dan elemen masyarakat. Mereka menilai, isu yang menyebar luas ini sangat mencoreng nama baik lembaga yang seharusnya menjadi teladan moral, etika, serta penampung aspirasi rakyat.
“Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi. Kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada wakil rakyat bukan hal yang murah untuk dikorbankan, dan harus dijaga setinggi-tingginya demi menjaga marwah serta integritas lembaga,” ujar salah satu tokoh masyarakat Kaur.
Di tengah keresahan yang meluas, masyarakat menaruh harapan besar sepenuhnya kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kaur yang diketuai oleh Marlian Efendi beserta seluruh anggotanya. Masyarakat yakin sepenuhnya Ketua dan anggota BK mampu bekerja profesional, cermat, dan berani mengungkap keaslian serta fakta yang sesungguhnya secara benar untuk diketahui publik. Baik akan dijatuhkan sanksi maupun tidak, keputusan diambil setelah proses berjalan hingga tuntas dan akuntabel. “Kami serahkan sepenuhnya proses ini kepada Badan Kehormatan, semoga diungkap fakta yang sesungguhnya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya demi keamanan pribadi, Senin (3/8/2026).
Masyarakat meminta proses dilakukan sungguh-sungguh sesuai aturan hukum yang berlaku, baik ketentuan tata tertib dan rumah tangga DPRD maupun peraturan perundang-undangan. Karena integritas dan kehormatan lembaga sangat bergantung pada keberanian membedah fakta tanpa pandang bulu.
Jika nantinya hasil pemeriksaan menemukan kebenaran adanya pelanggaran kode etik maupun kelalaian tugas, sanksi tegas dan setimpal wajib dijatuhkan. Hal ini mutlak diperlukan demi memulihkan kepercayaan publik yang merupakan pondasi utama tegaknya marwah lembaga perwakilan rakyat.
Masyarakat berharap langkah tegas dan transparan ini menjadi bukti nyata bahwa DPRD Kabupaten Kaur tetap menjaga kehormatan, menjunjung tinggi amanah rakyat, dan memuliakan kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Kabupaten Kaur.
(Okawa)











