Kaur || Pustakarakyat.com – Hari sabtu tanggal 2 Mei menjadi momen saksi sejarah perjuangan besar yang mengubah wajah pendidikan di Nusantara. Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kaur, Alex Septizon, S.Sos., M.M., menyampaikan ucapan selamat yang penuh makna sekaligus penghormatan tertinggi bagi Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara.
Melalui pesannya, Alex Septizon menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajakan untuk meneladani semangat juang, keteguhan hati, dan visi besar yang pernah ditanamkan demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Mari kita teruskan estafet perjuangan Ki Hadjar Dewantara yang tak kenal lelah menuntut ilmu dan mengajar. Pendidikan adalah cahaya yang menerangi kegelapan, dan guru adalah pelita yang tak pernah lelah bersinar,” ujar Alex Septizon dengan nada tegas namun penuh kelembutan.
Lebih jauh, ia menyoroti filosofi abadi ajaran sang pahlawan: “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”. Filosofi ini menjadi kompas bagi setiap pemimpin dan pendidik untuk terus maju memberi contoh, bekerja sepenuh jiwa, dan mendorong kemajuan dari belakang.
“Di balik kemajuan dan ilmu yang kita nikmati hari ini, ada perjuangan panjang yang diwarnai air mata dan keringat. Ki Hadjar Dewantara mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah hak setiap anak bangsa, tanpa sekat dan batas. Mari kita jaga api semangat ini tetap menyala, demi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat,” tambahnya menyentuh hati.
Alex Septizon juga berpesan agar semangat Hari Pendidikan Nasional ini menjadi bahan bakar baru bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kaur. Bahwa kunci kemajuan daerah ada pada kualitas pendidikan yang tinggi.
“Teruslah berjuang, teruslah belajar, dan teruslah mengajar. Jangan biarkan keterbatasan menjadi alasan untuk berhenti, karena seperti yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara, kita lahir bukan untuk menyerah, tapi untuk menang dan berkarya bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Semoga semangat perjuangan ini terus mengalir dalam nadi setiap insan pendidikan di Bumi Sebidang Tanah Bertuah, untuk membangun masa depan yang lebih gemilang.(Okawa)











