Rakyat Susah Gas, Pemda Kaur Cuma Sidak

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Kaur kian meresahkan masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, warga mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut, bahkan harus berkeliling dari satu warung ke warung lain tanpa hasil.

Keluhan ini ramai disuarakan di berbagai media sosial. Warga menilai kondisi ini bukan hal baru, namun hingga kini belum ada solusi konkret dari pemerintah daerah.

“Sudah keliling ke beberapa tempat, tetap tidak dapat. Kalaupun ada, harganya tidak wajar,” keluh salah satu warga.

Di tengah kondisi tersebut, langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur justru menuai sorotan. Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan dinilai hanya sebatas formalitas dan belum memberikan dampak nyata di lapangan.

Baca Juga :  Rapat Lintas Komisi DPRD Kaur, Firjan Eka Budi Soroti Isu Rekrutmen Honor RS Cahya Batin

Beberapa warga bahkan menyebut sidak tersebut terkesan seremonial. Petugas datang dengan atribut dinas, melakukan pengecekan singkat, namun tidak diikuti langkah tegas maupun solusi jangka panjang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa hasil sidak tidak menemukan pelanggaran harga yang signifikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), meskipun diakui ada sedikit temuan.

Pernyataan tersebut justru memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, kondisi di lapangan dinilai bertolak belakang dengan apa yang disampaikan.

Baca Juga :  Proyek Dapur MBG di Suka Menanti Masih Abu-Abu, Warga dan Aparat Desa Pertanyakan Legalitas

“Kalau memang tidak ada masalah, kenapa masyarakat sampai kesulitan seperti ini?” ujar warga lainnya.

Masyarakat pun mempertanyakan kepekaan pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan ini. Mereka berharap pemerintah tidak hanya sekadar melakukan sidak, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata.

Kelangkaan LPG 3 kg ini bukan sekadar persoalan distribusi, tetapi sudah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kecil. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas, pengawasan yang serius, serta kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Penulis : Zoni ap

Editor : Zn

Berita Terkait

Takbir Keliling Meriahkan Malam Lebaran 1447 Hijriah di Desa Jembatan Dua, Kaur Selatan
Kepala Desa Jembatan Dua Tegas! Pemuda Tertangkap Buang Sampah di Area TPU Saat Patroli Malam
Pembuang Sampah Liar Akan Ditindak, Pemdes Jembatan Dua Tegaskan Sanksi
Forum KDKMP Kaur Datangi DPRD Kabupaten Kaur, Isu Transparansi Gedung Mengemuka
Rapat Lintas Komisi DPRD Kaur, Firjan Eka Budi Soroti Isu Rekrutmen Honor RS Cahya Batin
Anggota DPRD Rio Candra Angkat Persoalan Pelayanan RS Cahya Batin dalam Rapat Lintas Komisi
Warga Kaur Digegerkan Penemuan Bayi di Kolong Jembatan Padang Guci
Opini Publik: KDMP, Pembangunan Tanpa Papan Informasi adalah Alarm Bahaya
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:18 WIB

Takbir Keliling Meriahkan Malam Lebaran 1447 Hijriah di Desa Jembatan Dua, Kaur Selatan

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:47 WIB

Rakyat Susah Gas, Pemda Kaur Cuma Sidak

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:12 WIB

Kepala Desa Jembatan Dua Tegas! Pemuda Tertangkap Buang Sampah di Area TPU Saat Patroli Malam

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:03 WIB

Pembuang Sampah Liar Akan Ditindak, Pemdes Jembatan Dua Tegaskan Sanksi

Senin, 23 Februari 2026 - 20:26 WIB

Forum KDKMP Kaur Datangi DPRD Kabupaten Kaur, Isu Transparansi Gedung Mengemuka

Berita Terbaru

Bengkulu

Rakyat Susah Gas, Pemda Kaur Cuma Sidak

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:47 WIB