Berhenti Diam! Kapolri Desak Semua Pihak Perangi Peredaran Narkoba yang Menyusup ke Lingkungan Warga

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta || Pustakarakyat.com — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengeluarkan seruan tegas. Ia memperingatkan bahwa bahaya narkoba tidak bisa diberantas hanya oleh aparat kepolisian sendirian, dan meminta seluruh elemen masyarakat berhenti bersikap acuh‑tak‑acuh karena jaringan peredaran kini telah menyusup ke lingkungan tempat tinggal warga .

Kapolri menegaskan, para pengedar tidak lagi beroperasi hanya di lokasi‑lokasi tersembunyi. Mereka menyusup ke perumahan, lingkungan desa, hingga lingkungan sekitar rumah warga, dengan sasaran utama generasi muda. Sikap diam dan anggapan “bukan urusan saya” justru membuka ruang luas bagi pelaku untuk berkembang dan mencari korban baru.

Baca Juga :  Babak Baru KBPP Polri: Wakapolri Tegaskan Pentingnya Integritas dan Daya Saing Generasi Muda

Ia memperingatkan bahwa kemampuan penindakan kepolisian memiliki batas. Petugas tidak bisa hadir di setiap sudut lingkungan secara terus‑menerus. Banyak aktivitas peredaran gelap dapat berjalan tanpa terdeteksi jika tidak ada pengawasan dan laporan awal dari warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri akan terus menindak tegas setiap jaringan yang ditemukan. Tapi kami tidak bisa bekerja sendirian. Masyarakat adalah mata dan telinga utama yang bisa mencegah penyebaran sebelum korban berjatuhan,” tegas Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto .

Ia menuntut setiap warga untuk selalu waspada, jangan ragu melaporkan gerak‑gerik mencurigakan, serta aktif menjaga anggota keluarga dari risiko penyalahgunaan. Pencegahan yang dimulai dari rumah adalah benteng terkuat yang tidak bisa digantikan oleh upaya penindakan apa pun.

Baca Juga :  Bupati Kaur Audiensi ke Kemenkes, Perjuangkan Peningkatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan RSUD

Kapolri juga memberi peringatan keras: tidak ada toleransi bagi siapa pun yang sengaja menutupi informasi atau melindungi pelaku peredaran narkoba. Sikap menutupi kejahatan sama saja ikut menggerogoti masa depan generasi muda di lingkungan sendiri .

Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kolektif. Dengan sinergi tegas antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh warga, ancaman yang menggerogoti bangsa ini dapat ditekan dan diberantas secara menyeluruh.

(**)

Berita Terkait

Lisarmawan Hadiri Rakor Kemendikdasmen: Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Demi Kemajuan Pendidikan Kabupaten Kaur
Lisarmawan Temui Kemendikbud: Perjuangkan Dana APBN dan Tambahan Revitalisasi Agar Pendidikan Kaur Semakin Layak dan Maju
Kapolri Buka Ruang Dialog KBPBI, Siap Jadi Jembatan Aspirasi Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
Sinergi Bangun Generasi Emas: 71 Taruni Akpol dan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 73 Lokasi
Konsolidasi Nasional KBPP Polri: Pengurus Baru Resmi Dilantik, Siap Kerja Nyata
Babak Baru KBPP Polri: Wakapolri Tegaskan Pentingnya Integritas dan Daya Saing Generasi Muda
Wujudkan Polri Modern: Syarat Kapolri Tak Lagi Terikat Lulusan Akpol
Tak Kenal Lelah Perjuangkan Kemajuan Daerah, Bupati Kaur Temui Anggota DPR RI Komisi IX
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Berhenti Diam! Kapolri Desak Semua Pihak Perangi Peredaran Narkoba yang Menyusup ke Lingkungan Warga

Jumat, 4 September 2026 - 09:25 WIB

Lisarmawan Hadiri Rakor Kemendikdasmen: Dorong Revitalisasi dan Digitalisasi Demi Kemajuan Pendidikan Kabupaten Kaur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Lisarmawan Temui Kemendikbud: Perjuangkan Dana APBN dan Tambahan Revitalisasi Agar Pendidikan Kaur Semakin Layak dan Maju

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Kapolri Buka Ruang Dialog KBPBI, Siap Jadi Jembatan Aspirasi Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sinergi Bangun Generasi Emas: 71 Taruni Akpol dan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 73 Lokasi

Berita Terbaru