Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop) Kabupaten Kaur, Dyki Marianto, S.Si., M.A.P, menyampaikan dukungan penuh terhadap hasil kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DPRD Provinsi Bengkulu terkait polemik harga tandan buah segar (TBS). Keputusan yang menetapkan harga di angka Rp3.465 per kilogram itu dinilai akan mewujudkan kesejahteraan petani sekaligus menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, penetapan harga tersebut menjadi langkah positif yang sangat dibutuhkan pelaku usaha di sektor perkebunan. Pihaknya sepenuhnya mendukung keputusan hasil rapat bersama itu agar kesejahteraan petani sawit benar-benar tercapai dan memberi dampak luas bagi perekonomian daerah.
Terkait keluhan yang disampaikan para petani sawit di wilayahnya, Dyki menyatakan pihaknya akan segera mengambil tindakan nyata. Dalam waktu dekat, tim dinas akan turun langsung meninjau lokasi pabrik pengolahan yang menjadi titik permasalahan yang dikeluhkan masyarakat.
Peninjauan itu bertujuan untuk mengidentifikasi secara jelas apa yang menjadi kendala sebenarnya di lapangan. Tidak hanya bagi petani sawit, pengecekan ini juga akan mencakup kepentingan seluruh kelompok petani lain yang ada di Kabupaten Kaur.
Setelah melakukan pengamatan dan pengumpulan data secara langsung, hasil temuan di lapangan akan segera disampaikan kepada publik. Informasi tersebut akan diumumkan secara terbuka melalui berbagai saluran, salah satunya melalui media massa, media online dan lainnya agar dapat diketahui semua pihak.
Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Dyki Maryanto saat dihubungi awak media pada Sabtu (13/6/2026). Langkah tanggap ini menjadi bukti keseriusan instansi terkait dalam menyikapi setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Komitmen tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Kaur di bawah kepemimpinan Bupati Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P dan Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I. Pemerintah daerah berusaha memastikan setiap permasalahan warga mendapat perhatian serius dan solusi yang tepat sasaran.
(Okawa)











