Kaur || Pustakarakyat.com – Kemajuan dan peningkatan kualitas dunia pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kaur di bawah kepemimpinan Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., bersama Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengusulkan dan merealisasikan program revitalisasi sarana prasarana sekolah yang anggarannya bergulir mulai tahun 2025 hingga tahun 2026. Langkah ini merupakan wujud nyata investasi jangka panjang demi menciptakan generasi masa depan yang cerdas, cakap, dan belajar di lingkungan yang aman serta nyaman.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pemerintah daerah terus berupaya keras memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Lisarmawan, S.Kom., M.A.P., menjelaskan hal tersebut secara rinci dari ruang kerjanya, Selasa (02/06/2026). Ia menegaskan, program ini adalah bukti keseriusan pemimpin daerah menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
“Di era pemerintahan Kabupaten Kaur yang dipimpin oleh Bapak Bupati Gusril Pausi dan Wakil Bupati Abdul Hamid, dunia pendidikan semakin mendapat perhatian besar. Ini adalah salah satu wujud nyata perhatian kami agar pendidikan di Kabupaten Kaur semakin berkualitas, maju, dan memberikan kenyamanan bagi generasi masa depan. Program revitalisasi ini merupakan investasi jangka panjang yang kami wujudkan, di mana pengusulan telah kami persiapkan dan proses pencairan dananya bergulir mulai tahun 2025 hingga berlanjut di tahun 2026 ini,” ungkap Lisarmawan.
Lisarmawan merinci, pada usulan tahun 2026, pihaknya mengajukan sebanyak 140 satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten kaur. Usulan tersebut mencakup kebutuhan rehabilitasi gedung, pembangunan gedung baru, pembangunan pagar keliling, perbaikan lapangan olahraga, hingga pemenuhan berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya.
“Dari total 140 usulan yang kami ajukan, alhamdulillah sebanyak 90 sekolah, baik jenjang SD maupun SMP, telah mendapatkan persetujuan. Dana revitalisasi ini akan direalisasikan secara bertahap sesuai jadwal. Sedangkan untuk sisa sekolah yang belum mendapatkan persetujuan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat dan akan disesuaikan kembali dengan ketersediaan anggaran yang ada di pusat,” jelasnya.
Dari 90 sekolah yang telah disetujui tersebut, terdapat sejumlah satuan pendidikan yang kini berada pada tahap akhir proses administrasi dan tinggal menunggu pencairan dana. Sekolah-sekolah tersebut meliputi SMP Negeri 22 (Kecamatan Nasal), SD Negeri 8 (Kecamatan Semidang Gumai), SD Negeri 87 (Kecamatan Maje), dan SD IT (Kecamatan Tanjung Kemuning). Lisarmawan memastikan, begitu dana dari pusat masuk ke rekening sekolah, proses pengerjaan fisik akan segera dimulai dan dikejar agar selesai tepat waktu.
Selain itu, ada pula sekolah yang statusnya masih menunggu undangan atau pemberitahuan teknis lebih lanjut dari pihak pusat terkait jadwal pelaksanaannya. Sekolah yang masuk dalam kategori ini adalah SD Negeri 45 (Kecamatan Kaur Utara), SD Negeri 34 (Kecamatan Nasal), dan SD Negeri 100 (Kecamatan Tanjung Kemuning).
Menurut Lisarmawan, keberhasilan mendapatkan persetujuan dana revitalisasi ini adalah langkah awal yang sangat baik. Sarana prasarana yang memadai dan terawat menjadi syarat mutlak agar kualitas pendidikan di Kaur semakin unggul dan mampu bersaing. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga dan mengawasi pelaksanaan pembangunan ini.
“Besar harapan kami kepada rekan-rekan media massa, baik online maupun cetak, lembaga swadaya masyarakat, ormas, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pembangunan ini dengan semangat kekeluargaan. Kami ingin memastikan nantinya bangunan yang dihasilkan benar-benar baik dari segi kualitas maupun kuantitas, kokoh, dan dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang panjang,” tegas Lisarmawan.
Diharapkan, dengan fasilitas sekolah yang lengkap, aman, dan nyaman, suasana belajar akan semakin kondusif. Hal ini diharapkan mampu mendorong semangat siswa-siswi untuk berprestasi serta menunjang berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah.
“Intinya, segala upaya yang kami lakukan ini semata-mata ditujukan untuk kemajuan dunia pendidikan kita di Kabupaten Kaur. Mari kita dukung dan kawal bersama demi masa depan anak-anak kita yang lebih cerah dan membanggakan,” pungkas Lisarmawan, S.Kom., M.A.P.
(Okawa)











