Tokoh Masyarakat Kaur Minta Ketegasan Bersama: Hentikan Keramaian Malam Pemicu Kekerasan Merengut Nyawa

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Menyikapi sering terjadinya perkelahian hingga menimbulkan korban jiwa di Kabupaten Kaur, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan desakan tegas. Kritik dan harapan ini disampaikan agar didengar dan segera ditindaklanjuti demi keamanan serta ketertiban seluruh warga, Selasa (30/6/2026).

Mereka meminta Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P. dan Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., beserta dinas terkait, bekerja sama erat dengan aparat penegak hukum meliputi Polri, TNI, dan unsur terkait lainnya. Tujuannya adalah tidak lagi memberikan izin penyelenggaraan hajatan pesta malam, pasar malam, maupun segala bentuk aktivitas perjudian di wilayah Kabupaten Kaur.

Baca Juga :  Kursi Kepala Desa: Antara Pengabdian, Tekanan, dan Prasangka

Berdasarkan informasi di lapangan, hampir semua kegiatan tersebut berlangsung tanpa izin resmi. Artinya tidak ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum, sehingga berisiko tinggi menimbulkan gangguan keamanan bahkan tindak pidana.

Tokoh masyarakat menilai kegiatan itu masih rutin berjalan di berbagai wilayah di Kabupaten Kaur. Suasana malam kerap menjadi tempat berkumpul yang rentan menimbulkan perselisihan, penyalahgunaan minuman keras, obat-obatan terlarang, hingga tindakan kekerasan yang merenggut nyawa.

Langkah tegas ini diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Lebih penting lagi, upaya ini bertujuan melindungi generasi muda agar tidak terjerumus ke lingkungan buruk, baik bagi warga Kaur maupun masyarakat dari luar daerah.

Baca Juga :  Bawah Kepemimpinan Gusril – Hamid, 90 Sekolah Kaur Dapat Dana Revitalisasi: Investasi Jangka Panjang demi Pendidikan Berkualitas

Mereka berharap Pemerintah Daerah dan aparat bersikap tegas, konsisten, dan tidak pandang bulu. Pengawasan serta penindakan harus dilakukan secara nyata dan menyeluruh, jangan hanya berhenti pada peringatan semata.

Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kabupaten Kaur menjadi daerah yang aman, nyaman, dan tenteram, serta terhindar dari peristiwa kekerasan yang meresahkan masyarakat.

(Okawa)

Berita Terkait

GAMAS Jadi Momentum Penting: Bupati Gusril Tekankan Peran Sentral Ayah dalam Pendidikan
Di Balik Pembangunan, Ada Hati Yang Selalu Hadir: Bupati Kaur Jenguk Warga Pasca Kecelakaan di Nasal
Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, LPRI Kritik Kinerja Kejari Kaur: Kajari Hanya Minta Koordinasi ke Kantor
LPRI Kritik Keras Kinerja Kejari Kaur: Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, Minta Pengawasan Penuh Kejati Hingga Kejagung
Bukti Kepedulian Pemerintah Kaur: Program Bedah Rumah 2026 Angkat Derajat Warga Kurang Mampu
Perda Penertiban Hewan Ternak Disosialisasikan Secara Gencar di Kaur Selatan
Hati Peka, Tanggap Sigap: Bupati Kaur Bantu Korban Kecelakaan di Depan Indomaret Sukarame
Demi Kemajuan Daerah, Bupati Kaur Perintahkan Penertiban Hewan Ternak Tanpa Kompromi
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:03 WIB

GAMAS Jadi Momentum Penting: Bupati Gusril Tekankan Peran Sentral Ayah dalam Pendidikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Balik Pembangunan, Ada Hati Yang Selalu Hadir: Bupati Kaur Jenguk Warga Pasca Kecelakaan di Nasal

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, LPRI Kritik Kinerja Kejari Kaur: Kajari Hanya Minta Koordinasi ke Kantor

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:07 WIB

LPRI Kritik Keras Kinerja Kejari Kaur: Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, Minta Pengawasan Penuh Kejati Hingga Kejagung

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:24 WIB

Bukti Kepedulian Pemerintah Kaur: Program Bedah Rumah 2026 Angkat Derajat Warga Kurang Mampu

Berita Terbaru