Wujudkan Lingkungan Sehat, Mahasiswa KKN UNIB Terapkan Pengelolaan Sampah Minim Asap

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Sebanyak 9 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 136 Periode ke-108 Universitas Bengkulu (UNIB) resmi memulai pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Tanjung Kemuning II, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur. Selama 45 hari ke depan, mereka melaksanakan program unggulan berupa pengelolaan sampah minim asap guna mewujudkan lingkungan desa yang lebih sehat dan berkelanjutan, terhitung Rabu (24/6/2026).

Penerjunan tim mahasiswa dilakukan secara resmi pada tanggal yang sama. Acara serah terima diselenggarakan di kediaman sekaligus tempat tinggal sementara mahasiswa di desa tersebut, dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga setempat sebagai wujud dukungan awal.

Baca Juga :  Bupati Kaur Besuk Rumah Duka, Sampaikan Kepedulian Mendalam dan Dukung Proses Hukum

Selama masa pengabdian, seluruh kegiatan akan dipusatkan di posko yang terletak di rumah Kepala Desa. Tempat ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, wadah diskusi, serta tempat pelaksanaan seluruh rencana kerja yang telah disusun.

Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada penanganan sampah semata. Tim juga menyiapkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nyata yang ada di desa tersebut.

Program pengelolaan sampah minim asap dipilih untuk mengatasi kebiasaan masyarakat yang masih sering membakar sampah. Melalui pendekatan edukasi dan pendampingan langsung, mahasiswa berupaya mengubah kebiasaan tersebut menjadi cara penanganan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :  Gusril – Hamid Sukses Bawa Kaur Raih Kembali Opini WTP Setelah 5 Tahun Berjuang

Kepala Desa Tanjung Kemuning II, Dandi Yudias Hindarta, menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa. Ia berharap program yang dibawa dapat memberikan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi warga.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami tatanan sosial, ekonomi, dan budaya desa. Kami juga berharap ilmu yang disampaikan dapat terus diterapkan setelah masa KKN berakhir,” ujarnya.

(Okawa)

Berita Terkait

GAMAS Jadi Momentum Penting: Bupati Gusril Tekankan Peran Sentral Ayah dalam Pendidikan
Di Balik Pembangunan, Ada Hati Yang Selalu Hadir: Bupati Kaur Jenguk Warga Pasca Kecelakaan di Nasal
Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, LPRI Kritik Kinerja Kejari Kaur: Kajari Hanya Minta Koordinasi ke Kantor
LPRI Kritik Keras Kinerja Kejari Kaur: Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, Minta Pengawasan Penuh Kejati Hingga Kejagung
Bukti Kepedulian Pemerintah Kaur: Program Bedah Rumah 2026 Angkat Derajat Warga Kurang Mampu
Perda Penertiban Hewan Ternak Disosialisasikan Secara Gencar di Kaur Selatan
Hati Peka, Tanggap Sigap: Bupati Kaur Bantu Korban Kecelakaan di Depan Indomaret Sukarame
Demi Kemajuan Daerah, Bupati Kaur Perintahkan Penertiban Hewan Ternak Tanpa Kompromi
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:03 WIB

GAMAS Jadi Momentum Penting: Bupati Gusril Tekankan Peran Sentral Ayah dalam Pendidikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Balik Pembangunan, Ada Hati Yang Selalu Hadir: Bupati Kaur Jenguk Warga Pasca Kecelakaan di Nasal

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, LPRI Kritik Kinerja Kejari Kaur: Kajari Hanya Minta Koordinasi ke Kantor

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:07 WIB

LPRI Kritik Keras Kinerja Kejari Kaur: Kasus Dugaan Korupsi Desa Kasuk Baru Mandek Setahun, Minta Pengawasan Penuh Kejati Hingga Kejagung

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:24 WIB

Bukti Kepedulian Pemerintah Kaur: Program Bedah Rumah 2026 Angkat Derajat Warga Kurang Mampu

Berita Terbaru