Kaur || Pustakarakyat.com – Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa keterbukaan merupakan fondasi utama untuk menciptakan keharmonisan dalam setiap hubungan, sekaligus menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah. Pernyataan ini disampaikannya secara langsung saat mendampingi isteri tercinta yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril, Minggu (31/5/2026).
Menurut Gusril, baik dalam lingkup rumah tangga, hubungan antarwarga, maupun hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sikap terbuka sangat dibutuhkan agar tercipta saling pengertian, kepercayaan, dan kerja sama yang kokoh. Tanpa keterbukaan, berbagai perbedaan akan sulit disatukan, dan langkah pembangunan akan terhambat karena tidak berjalan beriringan dengan aspirasi publik.
“Keterbukaan adalah kunci harmonisnya suatu hubungan, baik hubungan antarmanusia maupun hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Hal ini juga menjadi syarat mutlak dalam pembangunan suatu daerah, khususnya Kabupaten Kaur yang kita cintai ini,” tegas Gusril Pausi.
Ia menjelaskan, prinsip keterbukaan yang dimaksud mencakup transparansi dalam pengelolaan pemerintahan, kejelasan informasi bagi publik, serta kemauan untuk mendengar dan menampung masukan dari berbagai elemen masyarakat. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berupaya membangun komunikasi dua arah agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan dapat dipertanggungjawabkan secara bersama-sama.
Bupati berharap, prinsip keterbukaan ini dapat terus dipelihara dan dijalankan oleh seluruh elemen masyarakat, aparatur pemerintahan, maupun para pemangku kepentingan. Dengan begitu, berbagai program kerja yang disusun dapat berjalan lancar, tercipta rasa saling memiliki, dan tujuan besar menjadikan Kabupaten Kaur yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis dapat tercapai bersama-sama.
Sementara itu, Ny. Poppy Tatriansi Gusril dalam kesempatan tersebut turut menegaskan bahwa nilai keterbukaan dan keharmonisan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Menurutnya, gerakan TP. PKK yang bergerak di bidang pemberdayaan keluarga dan masyarakat, senantiasa mengedepankan prinsip komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis sebagai dasar pembentukan karakter warga yang kuat.
“Pembangunan daerah yang maju berawal dari keluarga yang kuat dan harmonis. Keterbukaan di dalam rumah tangga akan menciptakan kerukunan, dan nilai inilah yang nantinya akan dibawa masyarakat ke lingkungan yang lebih luas untuk mendukung kemajuan Kabupaten Kaur,” ujar Ny. Poppy.
Hingga berita ini diturunkan, pesan penting ini menjadi sorotan positif masyarakat sebagai arah kebijakan dan pola hubungan sosial yang ingin dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kaur ke depannya.
(Okawa)











