Keluh Kesah Petani Sawit, Soroti Peran Pengawasan DPRD Kabupaten Kaur

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Keluhan masyarakat petani sawit Kabupaten Kaur disampaikan langsung oleh Pringki saat menghubungi awak media, Sabtu (13/6/2026). Ia mengungkapkan kesulitan nyata yang dihadapi para petani saat menyerahkan hasil panen ke pabrik pengolahan di wilayahnya.

Pringki menyampaikan permohonan agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaur turun langsung memantau kondisi di pabrik yang berlokasi di Desa Tanjung Bulan dan Desa Beriang Tinggi, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Keluhan utamanya adalah antrean kendaraan pengangkut buah yang sangat panjang, bahkan bisa berlangsung hingga tiga hari lamanya.

Akibat menunggu terlalu lama, kualitas buah sawit menurun drastis hingga membusuk. Kondisi ini diperparah dengan sikap penampung atau pembeli buah yang seringkali tidak mau membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari petani dengan alasan antrean yang panjang. Padahal harga jual di pasaran sedang cukup baik, namun petani justru menderita kerugian besar. Kapasitas tampung pabrik yang terbatas turut memperparah penumpukan pasokan dari kebun.

Baca Juga :  Gusril Pausi Sosok Pemimpin di Hati Rakyat: Pertemuan Tak Terduga Yang Menoreh Kesan Mendalam

Ia juga menyampaikan kekhawatiran akan adanya praktik yang tidak wajar di lapangan. Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD Kaur sangat penting untuk melindungi kepentingan masyarakat, tidak hanya petani sawit, tetapi juga seluruh kelompok petani lainnya di daerah ini.

Pringki berharap DPRD Kaur segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan peninjauan secara langsung. Langkah ini diharapkan melahirkan solusi nyata agar arus penyerahan buah berjalan lancar, tidak ada penolakan pembelian yang merugikan, dan hak-hak petani tetap terjaga.

Baca Juga :  Sinergi Pusat-Daerah dan Spirit Kartini Jadi Napas Peringatan Hari Otda di Kaur

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan yang ketat, akurat, dan terpercaya sangat dibutuhkan. Kehadiran pengawasan yang efektif akan menjamin keadilan serta menjadi landasan agar Kabupaten Kaur makin sejahtera dan terus melangkah lebih maju.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Kaur maupun dinas terkait. Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar kerugian yang lebih besar dapat dicegah.

(Okawa)

Berita Terkait

Dua Warga Positif DBD, Desa Tanjung Iman 2 Lakukan Foging dan Sebar ABATE Gratis Cegah Penyebaran Lebih Luas
Proyek Revitalisasi SLB Negeri 1 Kaur Disorot Masyarakat, Transparansi Dipertanyakan
Kades Padang Genteng Dibacok, Polres Kaur Kantongi Identitas Pelaku dan Lakukan Pengejaran
Kepala Dinas PUPR Kaur Tanggapi Keluhan Air Bersih Padang Petron: Akan Turun Langsung Cek Kendala, Apakah Mesin atau Lainnya
Kades Tanjung Kemuning II Dandi Yudias Hindarta Pimpin Gotong Royong, Budayakan Kebersihan Lingkungan Secara Rutin Demi Desa yang Asri dan Sejahtera
Proyek SPAM Desa Padang Petron Bernilai Rp578 Juta, Warga Keluhkan Pasokan Air Justru Terganggu di Tengah Musim Kemarau
Gebyar Semarak Merah Putih 2026 Digelar Perdana di Kaur, Bupati Gusril Pausi Optimis Dorong UMKM dan Perputaran Ekonomi Daerah Melonjak
DPRD Kaur Firjan Turun Langsung ke Dapil I, Pastikan Ketersediaan Air Bersih Warga Padang Petron Tetap Terjaga di Tengah Musim Kemarau
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Dua Warga Positif DBD, Desa Tanjung Iman 2 Lakukan Foging dan Sebar ABATE Gratis Cegah Penyebaran Lebih Luas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Proyek Revitalisasi SLB Negeri 1 Kaur Disorot Masyarakat, Transparansi Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Kades Padang Genteng Dibacok, Polres Kaur Kantongi Identitas Pelaku dan Lakukan Pengejaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Kades Tanjung Kemuning II Dandi Yudias Hindarta Pimpin Gotong Royong, Budayakan Kebersihan Lingkungan Secara Rutin Demi Desa yang Asri dan Sejahtera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Proyek SPAM Desa Padang Petron Bernilai Rp578 Juta, Warga Keluhkan Pasokan Air Justru Terganggu di Tengah Musim Kemarau

Berita Terbaru