Ambruknya Kanopi KDMP Kaur: Mutu Pekerjaan Dipertanyakan, Transparansi Proyek Minim

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Bagian kanopi Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bandu Agung, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, dilaporkan ambruk saat pembangunan masih berlangsung. Peristiwa yang terekam dalam video dan beredar di masyarakat ini memunculkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, sekaligus mempertanyakan kualitas konstruksi yang dibangun.

Ambruknya kanopi diduga disebabkan struktur penyangga yang tidak mampu menahan beban konstruksi. Kondisi ini menimbulkan keraguan terhadap kualitas material dan metode pengerjaan yang diterapkan di lapangan.

Saat dikonfirmasi pada Minggu (14/6/2026), pihak pelaksana bernama Yudi membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan proses perbaikan sedang dilakukan. Kontraktor, Dodi, menyarankan pembahasan dilakukan secara langsung.

Baca Juga :  Paripurna HUT Kaur Hancur oleh 7 Kursi Kosong, Ketua FKPB: Badan Kehormatan DPRD Wajib Bertindak Tertibkan Anggota yang Lupa Sejarah dan Amanah

“Jika ingin bertemu, silakan ke Koramil bersama Pak Bung. Jika di Manna atau Bengkulu Selatan, bisa di sekretariat. Selama pengerjaan, seluruh tahap diawasi oleh Babinsa,” ujarnya dikutip dari media Repoeblik.com

Tokoh muda sekaligus pengawas sosial, Liharman akrab di sapa Cighal SP3, menilai insiden ini menjadi tanda awal yang perlu diteliti lebih lanjut. Ia menduga pekerjaan tidak sejalan dengan standar teknis yang ditetapkan.

“Kami menduga pelaksanaannya tidak sesuai ketentuan. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi merugikan keuangan negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Proyek Sekolah Rakyat Kaur: Diduga Minim Serap Tenaga Kerja Lokal

Selain mutu bangunan, Liharman menyoroti ketiadaan transparansi. Sejak awal hingga berjalannya proyek, tidak terpasang papan informasi yang memuat nama perusahaan pelaksana, besaran anggaran, sumber dana, maupun jadwal pelaksanaan.

“Tanpa informasi yang jelas, masyarakat tidak bisa mengawasi. Ini membuka celah terjadinya penyimpangan,” tambahnya.

Ia mendesak instansi berwenang dan pengawas teknis segera turun ke lokasi. Jika terbukti tidak sesuai spesifikasi, perbaikan mutu dan penjatuhan sanksi harus dilakukan demi menjaga akuntabilitas dana negara.

(**)

Berita Terkait

Anggaran Tembus Rp1,4 Miliar; Komisi II & I DPRD Kaur Dinilai Tak Beralasan Lambat Tanggapi Keluhan Petani Sawit
Dukungan Harga TBS, Dinas Perindagkop Kaur Janji Tinjau Langsung Keluhan Petani
Keluh Kesah Petani Sawit Kaur, DPRD dan Dinas Terkait Belum Ada Tanggapan
Duduk Santai Bukan Berarti Lengah, Kadisdikbud Kaur Tetap Fokus Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Keluh Kesah Petani Sawit, Soroti Peran Pengawasan DPRD Kabupaten Kaur
Polres Kaur Gelar Turnamen Gaple, Pererat Hubungan Humanis Bersama Masyarakat
Warga Kaur, Anak Yatim Piatu Dari Keluarga Tidak Mampu Butuh Bantuan Operasi Tumor Otak Dan Hidrosefalus
Sorotan: Kecelakaan Fatal Proyek Sekolah Rakyat Kaur, Ketua IWO Minta Polda Bengkulu dan Mabes Polri Usut Tuntas
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:12 WIB

Anggaran Tembus Rp1,4 Miliar; Komisi II & I DPRD Kaur Dinilai Tak Beralasan Lambat Tanggapi Keluhan Petani Sawit

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:21 WIB

Ambruknya Kanopi KDMP Kaur: Mutu Pekerjaan Dipertanyakan, Transparansi Proyek Minim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:24 WIB

Dukungan Harga TBS, Dinas Perindagkop Kaur Janji Tinjau Langsung Keluhan Petani

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:07 WIB

Keluh Kesah Petani Sawit Kaur, DPRD dan Dinas Terkait Belum Ada Tanggapan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:03 WIB

Duduk Santai Bukan Berarti Lengah, Kadisdikbud Kaur Tetap Fokus Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Berita Terbaru