Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Menjawab panggilan hati nurani yang paling dalam dan menunjukkan sisi kemanusiaan sejati, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I., beserta rombongannya, menyempatkan diri mendatangi langsung rumah duka untuk memberikan dukungan moril dan ketenangan kepada keluarga yang sedang dilanda duka mendalam. Kunjungan ini dilakukan menyusul peristiwa musibah yang terjadi beberapa hari lalu, di mana seorang warga meninggal dunia setelah terseret arus ombak di Pantai Air Langkap, Desa Pajar Bulan, Kecamatan Kaur Tengah.
Rumah kediaman keluarga korban terletak di Desa Rigangan I, Kecamatan Kelam Tengah. Di tengah suasana yang haru namun hangat, kedua pemimpin daerah diterima langsung oleh orang tua almarhum beserta kerabat dekat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan kemajuan daerah, tetapi juga hadir menyentuh hati rakyat saat sedang menghadapi kesedihan dan kesulitan, tepatnya pada Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Gusril Pausi menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Ia memanjatkan doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Di hadapan orang tua yang sedang berduka, ia berusaha menenangkan hati dan pikiran yang masih terguncang akibat peristiwa nahas yang menimpa beberapa hari silam.
Bupati juga menegaskan agar keluarga tetap tegar dan tabah menghadapi cobaan yang telah ditakdirkan. Ia berpesan agar senantiasa memohon kekuatan lahir dan batin, serta meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Ilahi yang harus dihadapi dengan lapang dada dan keikhlasan. Perhatian yang disampaikan secara tulus ini diharapkan dapat meringankan beban batin yang dirasakan keluarga yang ditinggalkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Abdul Hamid turut mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kaur akan selalu hadir dan berdiri berdampingan dengan masyarakat, baik dalam keadaan senang maupun saat menghadapi situasi sulit sekalipun. Kehadiran pimpinan daerah dimaksudkan agar keluarga merasa diperhatikan, dihargai, dan tidak merasa sendirian dalam menanggung musibah yang telah terjadi.
Orang tua almarhum beserta keluarga menyambut baik kedatangan kedua pimpinan daerah dan menyampaikan terima kasih yang tulus atas perhatian yang diberikan. Mereka mengakui bahwa dukungan dan kehadiran secara langsung ini memberikan kekuatan tersendiri, meskipun rasa sedih yang mendalam akibat peristiwa beberapa hari lalu masih terasa menyelimuti suasana pertemuan.
Kunjungan ini mencerminkan karakter kepemimpinan yang berlandaskan kemanusiaan dan kepedulian sosial. Bupati dan Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kaur untuk turut mendoakan almarhum. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang hadir bukan hanya saat ada kemeriahan, tetapi juga hadir menenangkan dan menguatkan saat rakyat sedang berduka.
(Okawa)











