Narasi diambil dan disusun ulang dari Grup Kance Gusril-Hamid
Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Seorang warga bernama Maryoto beralamat di Desa Sukananti, Kecamatan Lungkang Kule, menyampaikan keluhan terkait pelayanan di Puskesmas setempat. Ia mengantar anaknya, Adzana Casella, yang mengidap tumor di dahi dan pelipis kanan, untuk mendapatkan penanganan serta rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Desa Caya Batin, sekaligus memohon perhatian langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Kaur, Selasa (23/6/2026).
Menurut keterangannya, pada tanggal 4 Juni 2026, ia dan keluarga sudah memeriksakan kondisi anaknya ke puskesmas. Saat itu dokter menyatakan kondisi tersebut memerlukan tindakan operasi, dan ia pun menyetujuinya. Ia menilai dokter serta Kepala Puskesmas telah memberikan pelayanan dan penjelasan yang baik dan memuaskan.
Kendala muncul saat mengajukan surat rujukan. Pada Senin (22/6/2026), permohonannya belum dapat dipenuhi dengan alasan dokter tidak masuk bertugas. Keesokan harinya, ia kembali datang dan mengantre cukup lama, namun merasa urutannya dilewati tanpa kejelasan yang memadai.
Ia menyaksikan secara langsung adanya orang tua salah satu karyawan puskesmas yang mendapatkan pelayanan terlebih dahulu, sementara ia harus menunggu lebih lama. Akibatnya, ketika ia akhirnya berangkat ke rumah sakit, ia sudah terlambat karena dokter telah selesai bertugas, sehingga pemeriksaan harus ditunda hingga keesokan harinya.
Maryoto juga mengamati bahwa sejumlah staf dan perawat lebih sering terlihat mengobrol atau berbicara di antara sesama, ketimbang fokus melayani warga yang sudah menunggu. Ia menegaskan bahwa masalah ini hanya terjadi pada sebagian petugas, bukan pada dokter maupun pimpinan puskesmas yang dinilainya sudah bekerja dengan baik.
Menyikapi hal tersebut, ia memohon secara khusus kepada Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P. dan Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I. serta instansi terkait, untuk melakukan pemeriksaan langsung atau sidak. Ia berharap agar kinerja dan kedisiplinan petugas ditingkatkan demi kenyamanan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Sebagai warga biasa, ia berharap pemerintah daerah dapat memastikan pelayanan kesehatan berjalan adil, cepat, dan ramah. Keluhan ini disampaikan semata‑mata untuk perbaikan sistem dan kemajuan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kaur agar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
(Okawa)











