Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com – Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu Eddyson beserta jajaran dan tim pelaksana acara, dalam wawancara eksklusif yang berlangsung di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2026). Pertemuan penuh keakraban tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026, kegiatan berskala provinsi yang dipastikan digelar perdana di Kabupaten Kaur pada 20–29 Agustus 2026, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrul Rahman, Asisten I, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Staf Ahli Bupati, serta jajaran terkait. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan momentum strategis untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih bertujuan untuk memperluas ruang pemasaran produk unggulan UMKM di seluruh wilayah Bengkulu. “Kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk memasarkan produk unggulannya. Dengan banyaknya pengunjung yang hadir, diharapkan transaksi ekonomi meningkat sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Eddyson.
Bupati Kaur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Bengkulu atas kepercayaan yang diberikan menjadikan Kabupaten Kaur sebagai lokasi perdana penyelenggaraan tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kaur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Bengkulu. Ini merupakan kehormatan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Kaur untuk menunjukkan potensi daerah, terutama sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ungkap Gusril Pausi.
Pemerintah Kabupaten Kaur sangat optimis, dengan hadirnya ribuan pengunjung selama sepuluh hari kegiatan berlangsung, perputaran uang di daerah akan meningkat signifikan. Dampak positif tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga meluas ke sektor perdagangan, jasa transportasi, penginapan, kuliner, hingga berbagai lapangan usaha lainnya yang tumbuh beriringan dengan gelaran acara tersebut.
Suasana pertemuan semakin hangat dan penuh keakraban ketika Bupati Gusril Pausi melempar candaan kepada Kepala Dinas Koperasi Provinsi: “Pak Eddyson, kenapa acara perdana ini justru dipilih di Kabupaten Kaur? Apa alasannya?” Dengan penuh semangat, Eddyson menjawab: “Karena Bupati Kaur sudah berpengalaman mengelola berbagai event dan beliau masih sangat energik. Begitu ada kegiatan, langsung action!” Jawaban spontan itu disambut tawa dan tepuk tangan, menjadi bukti sinergi yang kokoh antara pemerintah provinsi dan daerah.
Melalui semangat kolaborasi yang kuat ini, diharapkan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 tidak hanya menjadi sarana hiburan dan perayaan kemerdekaan, melainkan menjadi penggerak ekonomi daerah yang nyata, sekaligus ajang promosi berbagai potensi unggulan Kabupaten Kaur kepada masyarakat luas di Provinsi Bengkulu dan wilayah sekitarnya.
(Okawa)











