Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di Desa Kedataran, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui Polri dalam membangun infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., meresmikan jembatan tersebut secara serempak se-Indonesia melalui peresmian daring, Kamis (13/8/2026), dihadiri pejabat Polda Bengkulu, Wakil Bupati Kaur, serta unsur Forkopimda dan warga setempat.
Kegiatan peresmian dihadiri langsung Karo Rena Polda Bengkulu Kombes Pol. Muhammad Fitrah Saleh, S.I.K., mewakili Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., bersama Kabidkum Polda Bengkulu Kombes Pol. Nuswanto, S.H., S.I.K., M.H., serta Wakil Bupati Kaur yang mewakili pemerintah daerah. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar sarana fisik, melainkan wujud nyata kepedulian lembaga kepolisian terhadap kesejahteraan rakyat di wilayah terpencil.
Jembatan yang membentang sepanjang 38 meter ini memiliki peran sangat strategis bagi masyarakat Desa Kedataran dan sekitarnya. Selama ini warga mengalami kesulitan akses dalam mengangkut hasil perkebunan ke pasar, sementara anak-anak juga harus menempuh perjalanan berisiko menuju sekolah. Dengan adanya jembatan yang kokoh dan permanen, hambatan mobilitas tersebut kini telah teratasi sepenuhnya.
Kombes Pol. Muhammad Fitrah Saleh dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat. “Jembatan ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya mengangkut hasil kebun, serta mendukung akses pendidikan bagi anak-anak,” tegas beliau, berharap jembatan ini menjadi sarana yang dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi manfaat jangka panjang.
Kabidkum Polda Bengkulu Kombes Pol. Nuswanto menambahkan, kehadiran infrastruktur yang layak merupakan bagian dari upaya memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Akses yang semakin mudah diharapkan memperlancar distribusi hasil perkebunan, meningkatkan produktivitas ekonomi warga, serta menjamin keselamatan anak-anak dalam menempuh perjalanan ke sekolah. Ini adalah investasi nyata bagi masa depan masyarakat desa.
Wakil Bupati Kaur menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polda Bengkulu dan Polres Kaur atas sinergi nyata yang telah diwujudkan. Pembangunan jembatan ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas perkebunan dan akses pendidikan yang selama ini menjadi kendala. Pemerintah Kabupaten Kaur berkomitmen untuk terus bersinergi guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok desa.
Masyarakat Desa Kedataran menyambut gembira dan berterima kasih atas kehadiran jembatan tersebut. Harapan besar tertumpu pada fasilitas ini untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, serta membuka akses yang lebih luas bagi kemajuan desa. Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara ini menjadi bukti nyata semangat Polri untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.
(Okawa)











