Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Respons cepat dan sinergi antar instansi berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan kosong yang terjadi di Desa Padang Petron, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, pada Selasa (8/9/2026) sore. Kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 15.30 WIB, ketika warga melihat kobaran api membakar semak-semak di area sekitar Asrama Sekolah Rakyat, dan segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat Polisi 110.
Menerima laporan masyarakat, personel piket siaga Polres Kaur langsung bergerak cepat di bawah pimpinan Wakapolres Kaur Kompol Agus Norman, S.H., M.H. bersama Kabagops Polres Kaur AKP Ahmad Khairuman, S.E., M.Si. Kendaraan pemadam berteknologi Armoured Water Cannon (AWC) segera dikerahkan menuju lokasi tanpa menunda waktu.
Sesampainya di lokasi, tim Polres Kaur bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kaur, BPBD Kabupaten Kaur, Koramil Bintuhan, serta warga setempat untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan titik-titik api. Berkat koordinasi yang rapi dan respons cepat seluruh pihak, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.55 WIB — hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit — sehingga api tidak sempat meluas ke area pemukiman maupun lahan lainnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, material yang terbakar berupa semak-semak dan rumput kering di lahan kosong. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan oleh petugas agar dapat diketahui akar permasalahannya secara objektif.
Wakapolres Kaur Kompol Agus Norman menegaskan bahwa kecepatan merespons setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 merupakan prioritas utama Polres Kaur, terutama pada situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa maupun kerugian harta benda. “Begitu laporan diterima, personel langsung kami kerahkan. Alhamdulillah, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujar Wakapolres Kaur.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca yang panas dan kering sangat memudahkan api merambat dengan cepat. Masyarakat dilarang melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, dan segera melaporkan jika melihat titik api melalui layanan darurat Polisi 110 atau pos kepolisian terdekat.
Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif. Personel tetap melakukan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada sisa api yang kembali menyala, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.
(Okawa)











