Pemkab Kaur Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026: Wujudkan Pelayanan Publik yang Transparan, Berkualitas dan Akuntabel

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Pemerintah Kabupaten Kaur terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang bebas dari praktik maladministrasi. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui rapat persiapan menyambut Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2026, yang digelar di Ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur pada Senin (7/9/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kaur. Rapat ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Kaur di bawah kepemimpinan Bupati Gusril Pausi, S.Sos., M.AP. dan Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I. dalam menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan yang prima, cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Bawah Kepemimpinan Gusril – Hamid, 90 Sekolah Kaur Dapat Dana Revitalisasi: Investasi Jangka Panjang demi Pendidikan Berkualitas

Penilaian Ombudsman ini menjadi tolak ukur objektif untuk mengukur kepatuhan setiap instansi pemerintah daerah terhadap standar pelayanan publik, mencakup kejelasan prosedur, biaya, waktu penyelesaian, perilaku petugas, hingga kebebasan dari pungutan liar. Bagi Pemkab Kaur, penilaian ini bukan sekadar penilaian administrasi, melainkan cermin kinerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat persiapan tersebut, seluruh peserta menyepakati langkah-langkah pemenuhan kelengkapan dokumen, pemutakhiran informasi pelayanan, serta pengecekan kesiapan setiap OPD sesuai indikator yang ditetapkan Ombudsman. Fokus utama adalah memastikan setiap jenis pelayanan yang disediakan mudah diakses oleh masyarakat, informasinya jelas, dan bebas dari praktik pelayanan yang berbelit-belit.

Pemerintah Kabupaten Kaur bertekad menjadikan momen penilaian ini sebagai momentum perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar persiapan sesaat. Hasil penilaian nantinya akan menjadi acuan untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kinerja pelayanan di seluruh instansi daerah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan semakin kokoh.

Baca Juga :  Proses Perencanaan, Dinas PUPR Kaur: Lelang Proyek Dimulai Juni-Juli 2026, Pembangunan Tetap Merata Meski Efisiensi Anggaran

Kesiapan yang matang ini juga menunjukkan bahwa Pemkab Kaur tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka administrasi, melainkan pada kualitas pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Setiap upaya yang dilakukan diarahkan agar pelayanan publik semakin sederhana, cepat, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat berharap persiapan yang dilakukan ini tidak hanya berhenti pada momen penilaian, melainkan menjadi budaya kerja yang terjaga setiap saat. Penilaian Ombudsman diharapkan mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, responsif, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di seluruh wilayah Kabupaten Kaur.

(Okawa)

Berita Terkait

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu
Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%
Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan
Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama
11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau
Polres Kaur Simulasikan Pengamanan Unjuk Rasa: Kesiapan Humanis Profesional Jamin Hak Aspirasi dan Ketertiban
Polres Kaur Ukir Sejarah: Raih Nilai Tertinggi Latihan Olah Strategi Aman Nusa II 2026 Tingkat Polda Bengkulu
Satgas Disiplin ASN Temukan Dugaan Kecurangan Absensi Online Pakai GPS Palsu di Dinkes Kaur : Lebih 10 ASN Diduga Terlibat, Dinkes Harusnya Menjadi Contoh Bagi 16 Puskesmas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Langka dan Menarik: Dua Bunga Raflesia Tumbuh Mekar di Desa Tanjung Ganti 1, Kabupaten Kaur — Warga Mengundang Masyarakat Luas untuk Melihat Sebelum Layu

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kadis Dikbud Kaur Pantau Proyek Revitalisasi Sekolah: Empat Satuan Pendidikan di Kaur Capai 40–70%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Curanmor di Kaur Terungkap: Polisi Selidiki Jangkauan Hingga Sumatera Selatan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Latihan Sispamkota Polres Kaur Diuji Tim Polda Bengkulu: Simulasi Unjuk Rasa, Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:02 WIB

11 Pertanyaan Krusial ke UKPBJ Kaur, Kabag Beri Jawaban Resmi, Masyarakat Tetap Pantau

Berita Terbaru