Warga Desak Tindakan Cepat Helmi Hasan: Ruas Jalan Kinal – Lungkang Kule Hampir Bersalaman, Keselamatan Pengguna Terancam

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur || Pustakarakyat.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, diminta segera memberikan teguran dan instruksi tegas kepada Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, khususnya Bidang Bina Marga, maupun pihak pengelola anggaran pemangkasan rutin atau yang dikenal dengan pos anggaran “Tebas Bayang”. Permintaan ini disampaikan menyusul kondisi memprihatinkan pada ruas jalan penghubung Kecamatan Kinal dan Kecamatan Lungkang Kule, yang dinilai sangat mengabaikan keselamatan pengguna jalan akibat kurangnya perawatan berkala.

Keluhan ini disampaikan langsung oleh Aprin Taskan Yanto, warga Desa Gunung Terang, Kecamatan Kinal. Sebagai petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju lahan usahanya, Aprin mengaku sangat khawatir melihat kondisi jalan yang kini tidak lagi layak dan aman untuk dilalui.

“Kami warga di wilayah perbatasan ini datang menyampaikan keluhan dengan harapan ada perhatian dan tindakan nyata. Apa yang kami lihat di lapangan sungguh memprihatinkan. Sepanjang badan jalan, di beberapa titik rumput dan semak belukar di sisi kiri-kanan tumbuh sangat lebat dan tinggi. Pucuk-pucuk tanaman itu bahkan sudah saling hampir bertemu di tengah jalan, seolah-olah sedang ‘bersalaman’. Kalau manusia bersalaman itu hal baik, tapi kalau tanaman yang hampir menutupi jalan raya, itu sudah jadi masalah besar,” ungkap Aprin, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :  Selamat Hari Buruh Nasional: Sekretaris Daerah Kaur Hargai Dedikasi, Pahlawan di Balik Kemajuan Daerah

Ia menambahkan, pemandangan tersebut seolah tanaman sedang saling bermaaf-maafan layaknya suasana hari raya Idul Adha, padahal bagi pengendara, kondisi itu adalah sumber bahaya nyata. Pandangan ke depan menjadi hampir terhalang total, sehingga pengendara sulit melihat kendaraan dari arah berlawanan. Belum lagi risiko tergores ranting atau duri yang bisa melukai siapa saja yang melintas.

“Kondisinya sudah sangat parah, Pak Gubernur. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat susah melihat ke depan. Belum lagi bahaya fisik dari ranting atau duri yang bisa melukai kami yang lewat di pinggir jalan,” tambahnya.

Pihaknya juga mempertanyakan jadwal pemeliharaan yang seharusnya berjalan rutin. Padahal, jalan ini merupakan aset provinsi yang dibangun lebar dan berkualitas baik, namun kini terasa sempit dan terabaikan.

Baca Juga :  Jejak Kebijaksanaan Abadi: Aprin Taskan Yanto Persembahkan Rasa Hormat untuk Sang Pencetak Karakter, Bapak Maida Topani  

“Kami ingin bertanya, sebenarnya dalam setahun berapa kali jadwal pemangkasan di jalur ini dilakukan? Jalan yang luas dan bagus ini sekarang seolah menyempit. Semak belukar itu seakan ‘berpelukan’ bahkan ‘berciuman’ di tengah jalan karena sudah hampir bertemu satu sama lain. Sangat disayangkan fasilitas umum yang baik ini tidak terawat,” tegas Aprin.

Mewakili suara masyarakat sekitar, Aprin memohon agar pemerintah provinsi segera bertindak cepat. Ia yakin Gubernur sangat peduli pada keselamatan rakyat, sehingga berharap keluhan ini tidak hanya didengar, tapi ditindaklanjuti.

“Kami sangat berharap Bapak Gubernur memerintahkan Dinas PUPR segera menurunkan tim untuk pembabatan dan pembersihan total. Kami ingin jalan penghubung Kinal – Lungkang Kule ini kembali bersih, terawat, dan aman dilalui kapan saja. Jangan sampai ini hanya sekadar keluhan yang tak ada jawabnya,” pungkasnya penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas PUPR Provinsi Bengkulu terkait kondisi jalur strategis tersebut.

(Okawa)

Berita Terkait

Sorotan: Kecelakaan Fatal Proyek Sekolah Rakyat Kaur, Ketua IWO Minta Polda Bengkulu dan Mabes Polri Usut Tuntas
Peningkatan Ruang Rawat Inap RSUD Kaur Masuk Proses Lelang; Wujud Fasilitas Sehat Berkualitas
Penyaluran Alat Pertanian Pemkab Kaur Tunggu Penerbitan SK; Wujud Nyata Kesejahteraan Masyarakat
Inspektorat Kaur Siap Audit Ulang Dana Desa Guru Agung II 2015-2020; Kami Tunggu Laporan Resmi
Gusril Pausi Kembali Pimpin DPD II Golkar Kaur: Kepercayaan Berbasis Kerja Nyata dan Prestasi Luar Biasa
Proyek Sekolah Rakyat Kaur: Diduga Minim Serap Tenaga Kerja Lokal
Tragadi Tewaskan Pekerja di Proyek Sekolah Rakyat Kaur – Kejelasan Biaya & Tanggung Jawab Hukum Dipertanyakan
Proyek Sekolah Rakyat Kaur Bengkulu: Diduga Ada Perbedaan Data Waktu Berakhir Kontrak, Masyarakat Tuntut Isi Kontrak Dibuka ke Publik
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:25 WIB

Sorotan: Kecelakaan Fatal Proyek Sekolah Rakyat Kaur, Ketua IWO Minta Polda Bengkulu dan Mabes Polri Usut Tuntas

Senin, 8 Juni 2026 - 21:34 WIB

Peningkatan Ruang Rawat Inap RSUD Kaur Masuk Proses Lelang; Wujud Fasilitas Sehat Berkualitas

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Penyaluran Alat Pertanian Pemkab Kaur Tunggu Penerbitan SK; Wujud Nyata Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 20:00 WIB

Inspektorat Kaur Siap Audit Ulang Dana Desa Guru Agung II 2015-2020; Kami Tunggu Laporan Resmi

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:31 WIB

Gusril Pausi Kembali Pimpin DPD II Golkar Kaur: Kepercayaan Berbasis Kerja Nyata dan Prestasi Luar Biasa

Berita Terbaru