Dirgahayu ke-23 Kaur: “Se’ase Se’ijean Dalam Berbakti”, Bupati, Wabup dan Ketua Presidium Pemekaran Bersatu Hati Bangun Tanah Tercinta

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur || Pustakarakyat.com – Kebahagiaan dan rasa haru mendalam menyelimuti seluruh penjuru wilayah seiring Kabupaten Kaur genap menginjak usia yang ke-23 tahun. Di bawah semangat persatuan yang dipegang teguh, peringatan hari jadi tahun ini diusung dengan tema agung dan penuh makna luhur: “Se’ase Se’ijean Dalam Berbakti : Satukan Tekad Bangun Tanah Kaur Tercinta”. Sebuah pesan kearifan lokal yang menjadi janji bersama, bahwa seluruh elemen masyarakat senantiasa bersatu rasa, bersatu asa, dan bersatu tekad dalam mengabdikan diri memajukan tanah kelahiran yang dicintai bersama, Sabtu (23/05/2026).

Momen bersejarah dan penuh makna ini semakin istimewa dengan hadirnya kebersamaan yang begitu erat di antara para pemimpin daerah dan tokoh masyarakat. Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P. bersama Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I. tampak berjalan beriringan, hadir bersama Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Kaur serta para tamu kehormatan dan undangan penting lainnya. Kehadiran mereka dalam satu wadah kebersamaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa perbedaan latar belakang dan aspirasi melebur menjadi satu kekuatan besar demi cita-cita kemajuan daerah.

Suasana kekeluargaan terasa begitu kental dan hangat. Tidak ada jarak, tidak ada sekat, semuanya menyatu dalam ikatan persaudaraan yang kokoh sebagai anak bangsa Kaur. Salah satu momen yang paling menyentuh sanubari tergambar jelas saat Bupati, Wakil Bupati, Ketua Presidium Pemekaran, dan seluruh undangan duduk berdampingan dalam suasana akrab, saling berbagi cerita dan tawa seraya mencicipi beragam hidangan khas Kabupaten Kaur yang lezat, nikmat, dan kaya akan cita rasa tradisi.

Saat suapan demi suapan kuliner asli tanah pesisir itu dirasakan kelezatannya, terasa pula manisnya persaudaraan yang kian menyatu. Rasa nikmat hidangan tersebut menjadi simbol nyata betapa kayanya potensi alam dan budaya yang dikaruniakan Tuhan kepada daerah ini, serta betapa indahnya kebersamaan yang terjalin di antara putra-putri terbaik Kaur. Di meja kebersamaan itu, jabatan dan perbedaan hilang seketika, berganti menjadi rasa senasib sepenanggungan dalam satu keluarga besar Kaur.

Baca Juga :  Opini Publik: KDMP, Pembangunan Tanpa Papan Informasi adalah Alarm Bahaya

Dalam ucapan selamatnya di momen istimewa Sabtu ini, Bupati Gusril Pausi menyampaikan rasa syukur mendalam atas perjalanan panjang pembangunan yang telah dilalui, serta apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan semua pihak, termasuk Ketua Presidium Pemekaran yang senantiasa mencintai dan memperjuangkan daerah ini.

“Selamat Hari Ulang Tahun yang ke-23, Dirgahayu Kabupaten Kaur tercinta. Dua puluh tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah bukti keteguhan hati, ketahanan langkah, dan kasih sayang kita bersama terhadap tanah yang kita pijak ini. Tema ‘Se’ase Se’ijean Dalam Berbakti’ yang kita usung hari ini adalah jiwa dan ruh kita. Maknanya sangat dalam: kita adalah satu darah, satu rasa, dan satu tujuan. Kita memiliki rasa yang sama, tujuan yang sama, dan cinta yang sama besarnya untuk terus membangun tanah Kabupaten Kaur tercinta ini menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” ujar Gusril Pausi dengan nada suara yang tenang namun berwibawa, menyentuh hati setiap yang mendengar.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kemajuan Kaur tidak akan pernah terwujud jika kita berjalan sendiri-sendiri. Kehadiran Wakil Bupati Abdul Hamid yang senantiasa beriringan melangkah, serta dukungan besar dari Ketua Presidium Pemekaran dan seluruh elemen masyarakat, adalah modal emas yang tak ternilai harganya bagi daerah ini.

“Lihatlah kebersamaan kita hari ini. Bapak Wakil Bupati, Bapak Ketua Presidium Pemekaran, para undangan, dan kita semua duduk bersama, menikmati hidangan yang sama, merasakan kebahagiaan yang sama. Inilah kekuatan terbesar Kaur. Membangun daerah kita bukan hanya soal membangun jalan atau gedung, tetapi membangun rasa persaudaraan yang tak terpisahkan. Kita bersatu bukan karena harus, tapi karena kita satu darah, satu tanah air, dan satu harapan masa depan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Kaur & Jajaran Turut Berduka Cita Mendalam, Pastikan Keluarga Korban Merasa Aman dan Nyaman

Wakil Bupati Abdul Hamid pun menambahkan dengan penuh semangat, bahwa cita-cita memajukan Kaur adalah tanggung jawab kolektif seluruh anak negeri. Hidangan khas yang disantap bersama itu, katanya, adalah gambaran nyata bahwa hasil bumi dan karya anak bangsa Kaur memiliki kualitas dan rasa yang luar biasa, sama hebatnya dengan potensi luar biasa yang dimiliki oleh masyarakatnya.

“Segala sesuatu yang ada di Kaur itu indah, segala yang ada di sini itu nikmat, sama persis seperti persaudaraan kita yang manis dan erat. Mari kita jaga rasa kebersamaan ini terus menerus. Mari kita satukan tekad lebih kuat lagi, agar apa yang menjadi harapan kita semua, apa yang menjadi cita-cita luhur masyarakat Kaur, dapat kita wujudkan bersama demi kesejahteraan dan kebanggaan bersama,” ucap Abdul Hamid.

Sementara itu, kehadiran Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Kaur dalam perayaan sakral ini memiliki makna yang sangat dalam dan luas. Kehadiran beliau menjadi jembatan harapan, menegaskan bahwa setiap aspirasi, setiap perjuangan, dan setiap langkah maju dari berbagai kalangan, semuanya berujung pada satu tujuan mulia: kemajuan, kebahagiaan, dan kesejahteraan masyarakat Kaur di masa depan.

Di tengah kemeriahan dan suasana kekeluargaan yang begitu hangat pada Sabtu ini, satu pesan kokoh tertanam di sanubari semua pihak: Bahwa untuk membangun tanah Kabupaten Kaur tercinta yang maju, sejahtera, dan bermartabat, kuncinya hanya satu—tetaplah Se’ase Se’ijean, tetap bersatu dalam berbakti, dan terus menyatukan tekad demi kebanggaan kita semua.

(Okawa)

Berita Terkait

Perlindungan Pekerja Diapresiasi, Bupati Kaur Raih Jamsostek Award 2026 Terbaik II Se-Provinsi Bengkulu
Sisman Sidi Mengemuka Sebagai Bakal Calon Bupati Kaur 2031, Saat Dikonfirmasi Hanya Tersenyum dan Ucapkan Terima Kasih
Lisarmawan Temui Kemendikbud: Perjuangkan Dana APBN dan Tambahan Revitalisasi Agar Pendidikan Kaur Semakin Layak dan Maju
Tanah Longsor Tutup Jalan Lintas Nasional Perbatasan Tanjung Kemuning–Semidang Gumai, Lalu Lintas Macet Memanjang Hampir Satu Kilometer
Tak Kenal Lelah, Kapolres Kaur Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Kelima di Desa Pardasuka Kecamatan Maje
Dugaan Mark-Up Sumur Bor Tahun 2025 Desa Tanjung Aur 2, Masyarakat Desak Inspektorat & Penegak Hukum Turun Tangan
Kapolres Kaur Tinjau Langsung Progres Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Kepayang: Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat Nyata Bagi Masyarakat
Kedua Pihak Berdamai, Polres Kaur Hentikan Penyidikan Perkara Penganiayaan Lewat Jalur Keadilan Restorative Justice
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Perlindungan Pekerja Diapresiasi, Bupati Kaur Raih Jamsostek Award 2026 Terbaik II Se-Provinsi Bengkulu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Sisman Sidi Mengemuka Sebagai Bakal Calon Bupati Kaur 2031, Saat Dikonfirmasi Hanya Tersenyum dan Ucapkan Terima Kasih

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Lisarmawan Temui Kemendikbud: Perjuangkan Dana APBN dan Tambahan Revitalisasi Agar Pendidikan Kaur Semakin Layak dan Maju

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Tanah Longsor Tutup Jalan Lintas Nasional Perbatasan Tanjung Kemuning–Semidang Gumai, Lalu Lintas Macet Memanjang Hampir Satu Kilometer

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Tak Kenal Lelah, Kapolres Kaur Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Kelima di Desa Pardasuka Kecamatan Maje

Berita Terbaru