Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Komitmen nyata Polri hadir melayani masyarakat kembali dibuktikan jajaran Polres Kaur. Dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., Jembatan Merah Putih Presisi yang kelima secara resmi diresmikan di Desa Pardasuka, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, pada Kamis (27/08/2026). Langkah ini menjadi bukti keteguhan hati dan semangat tak kenal lelah menghadirkan solusi konkret bagi kesulitan yang selama ini dirasakan warga di pelosok desa.
Jembatan yang dibangun ini memiliki fungsi sangat strategis, menjadi penghubung utama antara Dusun DKI dan Dusun Yogya di wilayah Desa Pardasuka. Selama ini akses yang sulit seringkali menghambat pergerakan warga, namun kini terputus sudah hambatan tersebut dan mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih lancar serta aman.
Selain memperlancar jalur perekonomian dan distribusi hasil bumi warga, infrastruktur ini juga menjadi jalur krusial yang aman bagi anak-anak desa untuk berangkat dan pulang sekolah. Kehadiran jembatan ini bukan sekadar menghubungkan dua tempat, melainkan juga membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus di Desa Pardasuka.
Dalam sambutannya, Kapolres Kaur menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud dukungan penuh Polres Kaur terhadap program Pemerintah Republik Indonesia dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah-wilayah terpencil. “Ini adalah jembatan kelima yang berhasil kita bangun dan resmikan bersama masyarakat. Ini adalah bukti kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” tegas AKBP Alam Bawono.
Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri harus selalu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, tidak hanya saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam hal-hal yang menyangkut kebutuhan dasar dan kemajuan bersama. Pembangunan berkelanjutan ini akan terus dilakukan selama masih ada warga yang membutuhkan akses yang layak dan aman.
Warga Desa Pardasuka menyambut peresmian ini dengan penuh rasa syukur dan antusiasme yang luar biasa. Kekhawatiran yang selama ini dirasakan warga maupun para orang tua ketika anak-anak melintasi jalur tersebut kini hilang sepenuhnya, berganti rasa aman dan nyaman setiap saat.
Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi simbol nyata sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat, membuktikan bahwa bersama-sama segala kesulitan dapat diatasi demi mewujudkan Kabupaten Kaur yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
(Okawa)











