Kaur, Bengkulu || Pustakarakyat.com — Bupati Kabupaten Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., beserta rombongan, memenuhi undangan hadir langsung dalam prosesi Wisuda ke-115 Universitas Bengkulu pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini mencakup pemberian gelar secara resmi bagi lulusan Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, dan Vokasi — tingkatan pendidikan yang mewakili jenjang keilmuan tertinggi hingga keahlian terapan yang siap menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.
Kehadiran Bupati menyiratkan makna yang jauh lebih dalam sekadar kehadiran fisik semata. Beliau hadir untuk mengulurkan tangan, menyambut generasi baru pemikir bangsa, sekaligus menegaskan bahwa masa depan Kabupaten Kaur berada di tangan mereka yang hari ini resmi menyandang gelar — baik ilmu pengetahuan murni, keahlian profesi, maupun keterampilan praktis yang langsung bermanfaat bagi kemaslahatan rakyat.
Pendidikan bukanlah pencapaian untuk dibanggakan sendirian, melainkan amanah yang harus dikembalikan kepada masyarakat. Kelulusan di lima jalur sekaligus ini membuktikan bahwa UNIB melahirkan insan cendekiawan yang beragam: ada yang mendalami ilmu hingga tingkatan tertinggi, ada yang mengembangkan keahlian khusus, dan ada yang siap menggerakkan roda perekonomian melalui keterampilan yang langsung diterapkan — semuanya dibutuhkan demi kemajuan Provinsi Bengkulu maupun Indonesia.
Di momen bersejarah ini, Gusril menegaskan: Kaur tidak kekurangan potensi. Daerah ini hanya menunggu putra-putri terdidiknya pulang — baik lulusan Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, maupun Vokasi — untuk mewujudkan kemajuan yang adil, merata, dan nyata dirasakan setiap lapisan masyarakat. Tidak ada perbedaan derajat pengabdian; setiap ilmu yang diamalkan dengan tulus memiliki nilai yang sama tinggi bagi tanah kelahirannya.
Kepada lulusan jenjang tertinggi, Bupati berharap menghadirkan gagasan-gagasan baru yang memecahkan persoalan daerah secara mendasar; kepada lulusan profesi ditekankan menjaga etika, kejujuran, dan dedikasi di bidang tugasnya; sementara kepada lulusan sarjana dan vokasi diharapkan turun langsung berkarya, mengisi ruang-ruang pembangunan yang membutuhkan tenaga terampil, siap bekerja nyata, dan membawa perubahan di lingkungannya masing-masing.
Gelar yang disandang hari ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian. Semakin tinggi ilmu yang diperoleh, semakin besar pula tanggung jawab yang diemban. Kabupaten Kaur membuka pintu lebar-lebar bagi putra-putri terbaiknya untuk pulang, berkontribusi, dan membuktikan bahwa pendidikan yang diraih di bangku kuliah mampu mengangkat derajat serta mewujudkan kesejahteraan bersama.
Kegiatan berlangsung dengan hikmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Wisuda ke-115 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur memprioritaskan kualitas sumber daya manusia di segala tingkatan keilmuan, agar setiap langkah kemajuan yang diambil hari ini benar-benar mengantarkan daerah menuju masa depan yang cerdas, mandiri, dan bermartabat.
(Khifdy/Adv)











